Sebagian besar pasien yang akan menjalani pembedahan merasa tidak tenang menghadapinya. Entah takut sebagian badannya akan diiris, khawatir akan komplikasi saat atau selesainya pembedahan atau pun seram akan suasana di kamar operasi. Dengan telah memahami akan penjelasan dokter bedah sebelumnya, apalagi telah menerima informasi dari orang lain yang telah pernah menghadapi hal yang sama, kekhawatiran itu bisa dikurangi. Dan berkenaan akan suasana kamar operasi, ada beberapa hal yang saya bisa ceritakan sehingga ketakutan anda pun berkurang.

Di lingkungan ruang operasi, selain terdiri dari beberapa ruang untuk tindakan pembedahan, juga dilengkapi dengan ruang penerimaan / persiapan yaitu ruangan khusus untuk menempatkan pasien dari luar lingkungan kamar operasi sebelum dilakukan tindakan bedah. Di ruangan ini, selain pasien di data ulang juga dimanfaatkan untuk pemeriksaan akhir sebelum naik ke meja operasi seperti pemeriksaan tekanan darah, nadi, pernafasan, berat badan dan evaluasi lainnya oleh dokter anasthesi (bius). Di ruangan ini pula si penderita memperoleh infus atau pun obat premedikasi yang berguna menenangkan kondisi penderita menjelang dibius di kamar tindakan. Biasanya juga dokter bedah akan melihat serta menyapa dan tentu oleh dokter yang baik akan diberikan penjelasan secara teknis prosedur apa yang akan dilakukannya nanti.

Jika Tim Bedah dan alat alat sudah siap, anda akan dibawa ke ruang operasi dimana di dalamnya dilengkapi banyak peralatan. Kamarnya bersih, tenang dan nyaman dengan tingkat sterilitas paling tinggi. Ada meja operasi di bagian tengah, di atasnya ada beberapa lampu sorot, panel2 untuk gas anasthesi beserta oksigen, peralatan serta mesin anasthesi, tiang infus, instrumen / peralatan bedah dan lain-lain. Melihat suasana dan lingkungan inilah bisanya penderita merasakan justru tidak tenang. Guna mengurangi ketakutan ini dengan pemberian obat praanasthesi yang optimal sebetulnya sudah memberikan efek ketenangan atau pun tidak ingat sama sekali dengan lingkungan atau suasana di ruangan ini.

Setelah selesainya pembedahan, anda akan ditempatkan di ruang observasi pasca operasi. Di ruang ini anda akan dipantau secara ketat perkembangan kondisi badan dari setelah menjalani pembiusan sampai pada keadaan stabil. Anda akan diberikan oksigen, diukur kondisi vital tubuh; tekanan darah, denyut nadi ataupun kondisi nafas anda. Dipantau juga adanya efek terhadap pembedahan yang dikerjakan sebelumnya, terutama terhadap kemungkinan terjadinya perdarahan kembali. Observasi dan evaluasi ini bisa dalam beberapa puluh menit sampai beberapa jam sebelum anda dipindahkan ke ruang perawatan. Lain halnya dengan penderita yang dalam kondisi kritis, pemantaunnya akan langsung dikerjakan di HCU sesaat setelah operasi.

Tentang orang-orang yang berada di lingkungan ruang operasi yang penampilannya khas menggunakan pakaian khusus itu, selain dokter bedah (operator) serta dokter ansthesi, mereka juga dibantu oleh beberapa orang paramedik, baik staf bedah maupun staf anasthesi. Dengan merekalah anda bisa bercerita dan tentu dengan layanan yang baik pula semestinya para staf di kamar operasi dapat memberi ketenangan kepada anda yang sebagian besar dapat dipastikan baru pertama kali masuk ke dalam lingkungan tersebut. Tapi pada keadaan tertentu, karena mereka sudah biasa dan menjadi rutinitas bekerja seperti itu menjadikan interaksi mereka (baca; percakapan yang tidak berhubungan dengan tugas), dapat mengesankan rasa empati terhadap pasien yang tidak disadari sedang ada di tengah2 mereka…

Diharap cerita ini akan memberi sedikit ketenangan bagi anda yang akan masuk ke kamar operasi, walaupun pasti anda tidak akan pernah berharap masuk ke situ…. atau anda sendiri sudah mengalaminya…?

80 Responses to “Apa yang perlu Anda ketahui tentang Kamar Operasi?”

  • semoga pak eka ,mendapat balasan yg baik dgn membuat blog ini… saya juga banyak mendapat email / pertanyaan seputar clean room, ruang OK, rumah sakit, system rumah sakit, perencanaan rumah sakit.
    .apabila bp eka kerepotan menjawab para netter, para netter dapat drop message ke admin@projectbuildingconsultant.com pertanyaan seputar Rumah sakit clean room, RAB dll

    terimakasih

    wiwid

  • Riana Hapsari:

    dok, mau tanya pada pelayanan operasi ada atau tidak sistem pendukung keputusannya? saya mendapat tugas tentang decision support system kamar operasi.

    • @Riana; term ‘sistem pendukung keputusan operasi’ kurang familier dalam kosa kata medis. Mungkin maksudnya proses diagnostik terhadap penyakit bedah bersangkutan dan tahap2 preoperatif yang harus dikerjakan…(?)
      Bisa dibaca pada artikel saya yg lain dalam blog ini!

  • kristianiwiwik@yahoo.co.id:

    Hallo apa khabar dok , mau bertanya dok standard menata peralatan kamar operasi bagaimana misalnya untuk mesin anestesi , couter, sauction dan perlengkapan lain, apakah peralatan tersebut harus di dalam ok terus atau saat digunakan saja. Untuk jarak kamr mandi dengan kamar operasi itu berapa meter dok trus syarat kamar mandi seperti apa dok. trimakasih dok .

    • Peralatan penunjang seperti itu idealnya harus tetap ada didalam kamar opeasi. Tentu ini untuk menjamin juga agar tidak terkontaminasi. Inget areal suci hama yg dianjurkan..?! Tapi mengingat peralatan masih terbatas, di beberapa rumah sakit kecil swasta saya lihat masih terkadang 1 mesin anasthesi digeser-geser melayani 2 atau 3 kamar operasi yg lain… Sedangkan ruang kamar mandi sangat tidak disarankan berada di areal kamar operasi. Paling dekat berada di ruang pemulihan, ruang induksi atau biasanya di ruang ganti staf kamar operasi.

  • Syaiful R.Tahir:

    asslam alaikum, mau nanya… ada apa standar penilaian baik, buruk,sedang, pelayanan kamar oprasi untuk demi keselamatan pasien dan keselamatan kerja di kamar oprasi…? klo ada bagaiman cara penilaianya…? terima kasi…

    • Syaiful R.Tahir
      Di tempat kami ada beberapa kriteria yang kami catat dan pantau; ketepatan jadwal operasi, terjadinya infeksi pasca operasi, swab rutin terhadap lingkungan kamar operasi, unpredictable case, kenyamanan pasien berada di lingkungan kamar operasi (data subyektif pasien), ada tidaknya keluhan dari pasien dan user -team operator- baik lisan maupun tertulis, respon time di ruang persiapan maupun ruang pulih (tergantung case)…dll.

  • shares utilize a good web page decent Gives thank you for the hard work to assist myself

  • Alfito:

    dok mau tanya bagaimana syarat ketenagaan di kamar operasi,trus fungsi dan kedudukannya :o perator,Assisteren,nurse scrub,nurse aanestesi,dan tenaga lain adakah standar atau aturan dari depkes,mohon penjelasannya ,,adakah permenkes atau PP ataukah semacam surat edaran.terima kasih sebelumnya

Leave a Reply