Tips menghadapi pembedahan
Last Updated on Monday, 8 September o 09:29 Written by eka-kusmawan Monday, 16 June o 10:48
Anda atau keluarga anda sedang gundah akan menjalani operasi? Jika anda punya waktu untuk mempersiapkan diri, sebaiknya baca sekilas beberapa tips di bawah ini yang mungkin bisa menurunkan kecemasan anda.
- Minta penjelasan secara detail kepada dokter bedah yang akan mengoperasi anda. Dari alasan pembedahannya, persiapan yang diperlukan, perawatan pasca operasinya, masa penyembuhan termasuk mungkin teknis operasi dan bagian mana saja dari tubuh anda yang dilukai.
- Kenali Dokter Bedah anda lebih jauh. Tapi biasanya, anda datang berkonsultasi kepada dokter yang sudah anda pernah kenal sebelumnya bukan? Atau anda datang ke dokter ini dari rekomendasi teman atau orang lain. Kalau tidak, anda tentu boleh tahu dong reputasinya, bagaimana background-nya terutama pengalamannya mengambil operasi seperti pada kasus yang sedang anda alami. Apakah bisa dinilai dari penampilan atau cara memberikan konsultasi, terserah anda yang menilai…
- Cari informasi dari orang lain yang sudah pernah menjalani jenis operasi yang sama. Setidaknya anda mendapat tambahan bayangan bagaimana dan proses apa saja yang akan anda alami nantinya. Tentu ini tidak kalah penting karena infonya berasal dari orang yang mengalami langsung, bukan saja dari orang yang akan mengerjakan anda (dokter bedah).
- Pilih rumah sakit dan kelas perawatan yang pas untuk anda. Pada masa sekarang karena suatu aturan, seorang dokter hanya dibolehkan melakukan layanan pada tempat tertentu. Jadi sudah mejadi hubungan antara dokter yang anda pilih dengan rumah sakit dimana anda akan dirawat. Begitu pula kalau anda dicover oleh asuransi, biasanya tempat layanan beserta dokternya telah juga ditentukan. Kalau masih boleh memilih, tidak ada salahnya kalau anda membandingkan beberapa rumah sakit, terutama soal pembiayaan dan kwalitas pelayanannya.
- Jaga kondisi dan puasa yang cukup jika diperlukan. Jaga kesehatan anda dengan istirahat yang optimal dan makanan yang baik beberapa hari sampai sebelum anda masuk ke rumah sakit. Stabilkan kondisi fisik dan mental anda. Jika merasa ada suatu yang mengganggu kesehatan anda jangan segan2 menyampaikan hal ini kepada dokter anda karena keadaan badan pre-operatif sangat berpengaruh sekali terhadap jalannya dan hasil operasi yang akan dilakukan.
- Siapkan mental dan berdoa. Yakinkan diri anda akan membaik selesai operasi dan berdoalah untuk itu. Jangan sekali-kali anda merasa ragu atau tidak siap atau bahkan menanyakan hal yang sama berulang-ulang kepada dokter anda sesaat sebelum anda dibius. Ini akan menimbulkan beban psikologis kepada tim bedah anda yang bisa berpengaruh juga terhadap hasil operasinya. Percayakan dan berserahlah. Pasti dokter anda akan mengerjakan yang terbaik yang bisa ia kerjakan.
- Demi tenangnya juga, mintalah orang terdekat –suami, istri, saudara, pacar, anak atau siapa saja- untuk mendampingi anda sesaat sebelum masuk ruangan kamar operasi. Mungkin ada hal2 yang privasi perlu anda ungkapkan kepada mereka…
This entry was posted on Monday, June 16th, 2008 at 10:48 pm and is filed under Pre-Operatif.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply
Recent Posts
- Haruskah Tahap Pre-Operatif itu Dijalankan..?
- Sisa Cerita Operasi Cangkok Hati di Surabaya
- Operasi Ambeyen Tidak Seseram yg Dibayangkan…
- Awas Gejala Awal Usus Buntu Menyerupai Maag..!
- Kapan Pulang Dari Rumah Sakit…?
- Patah Tulang… Dukun vs. Medis
- Testimoni Pembedahan
- Bedah Minimal Invasif
- Karakteristik Pasien
- Hak-Hak Pasien
Recent Comments
- furqon
on Operasi Ambeyen Tidak Seseram yg Dibayangkan… - irma
on Waspada terhadap nyeri perut mendadak - andy
on Patah Tulang… Dukun vs. Medis - Finni
on Consultation - DnR
on Jangan panik dulu kalau Anda mengalami berak darah - eka-kusmawan
on Operasi Ambeyen Tidak Seseram yg Dibayangkan… - eka-kusmawan
on Consultation - furqon
on Operasi Ambeyen Tidak Seseram yg Dibayangkan…
Archives
Tags
acut abdomen
airway
Akreditasi
ATLS
basic trauma life supporrt
bedah plastik
biaya operasi
breathing
chin lift
circulation
Customer Satisfaction
evakuasi
hernia inguinalis
HNP
hydrocele
hyperthyroid
iatrogenic
intensifis
ISO 2000
jaw thrust
key person
komunikasi
konversi
Lawang Sewu
minimal invasif
musculoscletal
nekrosis
nyeri somatik
nyeri viseral
obstruksi
orchitis
Patient Safety
perforasi
peritonium
pre operatif
re-open
robotic surgery
scrotum
skondan
torsio testis
trauma abdomen
trepanasi
triage
trigger thumb
varicocele

