Apa itu ATLS ?
Last Updated on Friday, 26 February o 01:18 Written by eka-kusmawan Sunday, 13 July o 11:54
Jika anda bukan seorang dokter atau mahasiswa kedokteran, mungkin singkatan ATLS asing di telinga anda. ATLS (Advanced Trauma Life Support) adalah salah satu nama pelatihan atau kursus tentang penanganan terhadap pasien korban kecelakaan. Pelatihan ini semacam review praktis yang bertujuan agar peserta (khusus dokter) dapat melakukan diagnose secara tepat dan akurat terhadap pasien trauma, dapat mengerjakan pertolongan secara benar dan sistematis serta mampu menstabilkan pasien untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Sertifikat course ATLS saat ini semakin dicari karena sebagian besar klinik atau rumah sakit dan instansi layanan kesehatan menetapkannya sebagai salah satu syarat untuk mempekerjakan seorang dokter. Dari Depkes pun telah menetapkan sertifikasi pelatihan ini sebagai standard dalam penilain akreditasi rumah sakit.
ATLS dicetuskan pertama kali oleh James Styner, MD, FACS tahun 1977 yang ilhamnya itu muncul setelah seluruh keluarganya menjadi korban kecelakaan pesawat terbang. Kemudian ide ini diadopsi dan digodok oleh America College of Surgeon yang menjadikannya modul pelatihan dan saat ini sudah digunakan di lebih dari 45 negara di dunia. Oleh IKABI, perhimpunan organisasi dokter bedah se-Indonesia sebagai salah satu pemegang lisensi telah mengenalkan course ini sejak tahun 1998 dan sampai saat ini sudah lebih dari 500 kali pelatihan telah diadakan dengan tidak kurang dari 13.000 dokter sudah dilatih dan berhak mendapatkan sertifikatnya. Walaupun biayanya lumayan mahal –karena bestandard internosional dan untuk keperluan biaya royalty- sampai sekarang masih banyak peminat yang harus menunggu pada daftar antrean.
Bentuk kursus ATLS, yang di Indonesia pelaksanaannya dimampatkan dalam 3 hari penuh, meliputi; kuliah interaktif , demontrasi, group diskusi, latihan ketrampilan langsung termasuk menggunakan binatang percobaan, simulasi dan ujian baik tertulis maupun praktek. Dijarkan lebih dari 10 materi kasus ke-emergency-an namun kesemuanya memiliki prinsip penanganan yang sama. Memang sangat melelahkan, dimulai sejak pagi, jam 7 sampai selesainya bisa hingga jam 8 malam, biasanya diambil pada hari Jum’t hingga MInggu. Goal besar penyelenggaraan kursus ini, nantinya para peserta diharapkan dapat berperan menolong para korban kecelakaan agar terhindar dari kematian atau mengurangi angka kematian akibat trauma –perlu diingat, secara global kasus trauma masih merupakan pembunuh manusia terbanyak!!!-
Anda ingin tahu lebih lanjut atau bahkan anda termasuk yang sedang menunggu giliran untuk ikut kursus ini, tanyakan di pusat2 pendidikan Spesialis Bedah terdekat atau dapat menghubungi langsung sekretariat ATLS Jakarta di Perkantoran Mitra Matraman.
4 Comments
Leave a Reply
Recent Comments
- erlina
on Consultation - Arie
on Gaya Komunikasi Dokter-Pasien - santi
on Jangan panik dulu kalau Anda mengalami berak darah - eka-kusmawan
on Jangan panik dulu kalau Anda mengalami berak darah - eka-kusmawan
on Gaya Komunikasi Dokter-Pasien - amanda
on Jangan panik dulu kalau Anda mengalami berak darah - eka-kusmawan
on Mengenal Nyeri Pinggang akibat HNP - Arie
on Gaya Komunikasi Dokter-Pasien


Dok….bagus banget blognya…..
Saya link di blog saya ya….
Dok…mo nanya nih….kalo ujian masuk PPDS Bedah…kira2 yang di ujikan apa ya?
kasih kisi-kisnya sih….
thx…
@dr.Tofik Rah :
Trim’s kunjungan dan supportnya.
Soal ujian PPDS mungkin yang sekarang agak beda dengan jaman saya dulu (thn. 1997). Ketika itu ada 3 jenis ujian; test tulis, wawancara dan psikologi. Ujian tulis menyangkut pelajaran bedah secara umum terutama kasus yang sering dijumpai saat co-ass, dari klinis, penegakan diagnosa dan penanganannya. Ujian wawancara, coba ungkapkan pengalaman adik saat di Puskesmas terutama dalam menangani kasus bedah. Tunjukkan bahwa dik Tofik emang niat bener mendalami ilmu Bedah. Saya bahkan saat itu harus ada omongan english-nya lagi..
Intinya, yang penting niat, tidak mengada-ada saat wawancara, tanya pada senior sebelumnya mengenai soal test tulis yang diujikan dan yakinkan diri Adik siap untuk masuk PPDS…!
Thx infonya Dok, Saya kebetulan beberapa minggu lage mau ikutan course ini.
Matur Suksema
Tulisan terakhir Pramesemara : “Realita Dan Dilema Seorang Remaja”
@Pramesemara :
Selamat, semoga sukses!
Untuk course saat ini saya tidak terlibat. Mungkin kebetulan belum dapat giliran ngajar..
Tulisan terakhir eka kusmawan : Mengenal Nyeri Pinggang akibat HNP