Friday, March 12, 2010

“Bisa pakai benang yang langsung diserap dok..?”

Pertanyaan itu lumrah diajukan oleh pasien kepada dokternya saat akan melakukan penjahitan terhadap luka. Pertanyaan yang sering dan gampang itu tidak mudah menjawabnya. Mungkin lebih pas jawabannya ya….’tergantung’. Tergantung jenis luka, tergantung lokasi luka dan tergantung keadaan kulit penderita.

Memang pertimbangan utama untuk menggunakan jenis benang jahit yang bisa diserap (absorbable) adalah segi estetika atau kosmetika. Agar tidak tampak bekas yang mencolok di permukaan kulit dan agar tidak repot lagi datang ke dokter hanya untuk membuka jahitan. Pemilihan jenis benang antara yang absorbable dan non absorbable terjadi ketika akan menjahit kulit atau jahitan paling di permukaan luar. Jelas untuk jahitan di bagian dalam tubuh pastilah menggunakan material benang yang bisa diserap dan dapat menyatu dengan jaringan tubuh. Kelemahan menggunakan benang monofilament yang dapat terserap itu adalah kesulitan untuk mengevaluasi dan merawat luka seandainya terjadi komplikasi pada luka yang dijahit tersebut. Sehingga untuk luka-luka yang diprediksi akan menimbulkan masalah pasca operasi atau penjahitan, misalnya pada luka kotor atau luka dengan kandungan nanah penggunaan benang yang terserap ini sangatlah tidak tepat. Pertimbangan lain dokter biasanya juga menyangkut lokasi luka. Jika luka cukup panjang dan bertempat di areal yang sering bergerak terutama di bagian persendian akan memerlukan jahitan yang lebih kuat. Begitu juga terhadap keadaan kulit, apakah mudah alergi, sensitif, berkerut, keras, tebal atau dalam kondisi tidak sehat akan lebih aman mempergunakan jenis benang yang harus diangkat.

Jadi janganlah meminta ke dokter anda untuk menggunakan benang yang dapat diserap pada penjahitan akhir terhadap suatu luka anda yang diakibatkan oleh kecelakaan di jalan, luka borok atau luka lain yang jelas terinfeksi. Itu kalau anda tidak menghendaki adanya masalah pasca tindakan operasinya… Lalu jenis operasi apa saja yang bisa menggunakan material benang tersebut? Bisa dipakai pada operasi bersih, yakni operasi yang tidak menyentuh atau berhubungan dengan saluran cerna, saluran kencing maupun saluran nafas. Misalnya pada operasi hernia, pengangkatan kelenjar thyroid (thyroidectomi), operasi tumor jinak di bawah jaringan kulit dan lain-lain. Bisa juga digunakan untuk menjahit di permukaan bagian dalam tubuh, seperti di mukosa mulut, anus dan vagina…

Walaupun itu berarti anda tidak perlu kontrol ke dokter hanya untuk membuka jahitan luka operasi, tapi tidak memberi jaminan nantinya akan tidak menimbulkan bekas atau keloid lho…!


10 Comments

  1. Comments  Hendra W SaputroNo Gravatar   |  Tuesday, 09 September 2008 at 6:14 pm

    Blog nya bagus pak. Mantab, tinggal dipoles dengan mengaktifkan permalink nya saja, biar nama file nya search engine friendly dan easy to remember. Salut and keep bloging.

    @mas Hendra
    Trim’s comments-nya… Pelan-pelan saya masih mempelajari wordpress. Tetep mohon masukannya, keep contact and happy bloging…..

  2. Comments  imcwNo Gravatar   |  Wednesday, 10 September 2008 at 3:49 pm

    Mantapsss…dok. :)
    Untuk konsultasi dan profile lebih baik diisi komentar jangan shoutbox. Untuk nambahin kolom komentar, bisa kirim file page.php theme blog ini ke alamat email saya, nanti saya tambahkan tag agar bisa daftar komentar muncul. Email saya : imcw06@gmail.com atau merakih@yahoo.com.au

  3. Comments  imcwNo Gravatar   |  Thursday, 11 September 2008 at 2:48 pm

    Emailnya koq belum saya terima. Themenya bagus, simpel dan enteng.

    @imcw
    Baru sempat buka komputer malam ini dan baru tahu berita kalo e-mail tadi siang belum nyampe. Setelah saya check, bener ada problem saat sending mail-nya… Sudah saya ulang malam ini!
    Btw, support anda sangat saya perlukan. Trim’s..!

  4. Comments  daniNo Gravatar   |  Sunday, 14 September 2008 at 6:43 pm

    alo bli eko,
    selamat ngeblog lg.. :)

    kadang kl dl di ugd lombok ngga ada benang halus utk wajah, ya seadanya..inget wanti-wanti jg ke pasiennya.. sedikit banyak mungkin ada bekasnya..

    ya..bli cock memang jagonya kl ngoprek wp..selain jaga di ugd rs, beliau jg jaga di ugd wp :)
    percuma kl ilmunya ngga di-share..thumb up

    @dani
    Ya Dan.., kalau pun wp saya di ugd dijahit pakai benang generik oleh Cock…, kanggoang aja dah..
    Cock dan Dani kan spesialisnya…..!

  5. Comments  OnlineshopNo Gravatar   |  Sunday, 18 January 2009 at 9:07 pm

    Hello I think your post ?Bisa pakai benang yang langsung diserap dok..?” | Surgeon[log]? it?s really great. Hope some another good post to read on this blog in the future. Take care.

  6. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Monday, 19 January 2009 at 1:13 am

    @Onlineshop :
    Thank’s

  7. Comments  yuyunNo Gravatar   |  Wednesday, 02 December 2009 at 12:28 pm

    dok…. apa saja jenis benang yang tidak terabsorbsi pada luka bedah? apa saja dampak yang ditimbulkan/efek dari benang-benang tersebut? bagaimana bentuk dan macam dari benang-benang itu?

  8. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Thursday, 03 December 2009 at 9:31 am

    @yuyun :
    Umumnya ada 2 jenis. Yang lebih kasar dan besar, biasa disebut sidde; warnanya hitam, masih banyak digunakan di puskesmas karena mungkin harganya relatif murah. Dan yang lebih halus, terbat dari monofilamen, biasanya berwarna biru atau ada jg yang hijau. Harga lebih mahal, namun dampak terjadinya infeksi sebagai komplikasi di sekitar tempat masuknya benang ke dalam dari permukaan kulit, sangatlah minimal. Disamping itu yang jenis monofilamin juga lebih ringan menimbulkan bekas pada kulit setelah benang diangkat…

  9. Comments  DonyNo Gravatar   |  Sunday, 28 February 2010 at 12:14 am

    Td sore anak saya jatuh telentang dan kepala bagian belakang membentur pinggir keramik dan luka sobek tapi tidak panjang. Stlh ke RS hrus d jahit 2. Knapa benang tdk lgsg yg absorbvable ? Dktr blg spy nutup lukanya sempurna. Apa bner ? Explanation please. Thanks a lot

  10. Comments  eka-kusmawanNo Gravatar   |  Sunday, 28 February 2010 at 12:28 am

    @Dony:
    Menggunakan benang jenis absorbed pada kasus luka karena goresan akibat kecelakaan sangatlah beresiko. Luka jenis ini merupakan luka terkontaminasi disamping bentuknya mungkin saja tidak beraturan. Berbeda dengan luka sayatan operasi yang sengaja ditoreh dalam keadaan steril. Sehingga untuk kasus sejenis ini tidak ada dokter bedah maupun protokol penanganan trauma dimana pun yang menyarankan menggunakan benang yg diserap.
    Kenapa? Karena jika sewaktu-waktu mungkin saja terjadi infeksi pada perawatannya, masih bisa terpantau dan tidak perlu membongkar semua luka yang telah terjahit…
    Benang terserap hanya digunakan untuk operasi bersih dan atas indikasi estetik. Bukan atas dasar cepat sembuhnya…

 

Selamat Datang dan Terimakasih atas Kunjungan Anda di SpesialisBedah.com -- Pertanyaan ataupun komentar Anda akan sesegera mungkin saya tanggapi

Surgeon[log] is using WP-Gravatar