Nyeri perut ditimbulkan dari rangsangan saraf sentral dan saraf tepi. Rangsangan saraf sentral biasanya menimbulkan nyeri visceral yaitu nyeri yang berasal dari organ yang mengandung otot-otot polos, seperti usus, saluran kencing dan organ berongga lainnya. Sedangkan nyeri somatik yang disebarkan melalui persarafan perifer (saraf tepi) berasal dari proses infeksi atau radang dan pada umumnya lebih mudah untuk ditentukan dengan tepat dari mana sumber nyeri itu berasal. Dan kejadian nyeri perut yang mendadak atau lebih dikenal di kalangan medis sebagai kasus acut abdomen ini, 20% diantaranya memerlukan tindakan pembedahan sebagai satu-satunya jalan untuk menyembuhkannya. Kejadian itu meliputi; infeksi, perdarahan, obstruksi (hambatan pada organ berongga) dan kebocoran / perforasi.
Begitu banyak kemungkinan yang terjadi di dalam rongga perut yang dimenefestasikan sebagai rasa sakit di sekitar areal perut. Ada beberapa patokan yang bisa dipakai sebagai penuntun untuk menajamkan dugaan dari organ bagian mana nyeri itu berasal dan apakah merupakan kelaianan yang memerlukan pembedahan atau pengobatan biasa saja. Patokan tersebut didasari oleh karaketeristik keluhan nyeri yang ditimbulkan. Munculnya nyeri dapat terjadi secara intermiten atau hilang timbul dan bisa relatif menetap. Bisa datang sangat mendadak dan langsung parah, seperti terjadi pada kolik ureter (nyeri saluran kemih bagian atas), bisa juga datangnya perlahan namun semakin berat seperti infeksi dan perforasi / kebocoran saluran cerna. Sedangkan nyeri oleh karena rembesan perdarahan di dalam ruangan perut akan menimbukan gejala nyeri yang lambat tergantung banyaknya darah yang terbuang, bisa sampai 24 jam setelah proses perdarahan terjadi. Lokasi bagian perut yang paling dirasakan nyeri atau asal nyeri pertama kali, juga bisa dipakai sebagai patokan dari organ mana asal nyeri tersebut. Dibedakan apakah berasal dari bagian tengah perut, kiri atau kanan serta bagian bawah atau atas. Tentu harus ditunjang pula oleh pengetahuan anatomi tentang organ di dalam perut. Misalnya, nyeri yang dirasakan di bagian perut kanan bawah mesti dicurigai berasal dari usus buntu, indung telur beserta salurannya pada wanita, usus besar kanan dan lain-lain. Atau nyeri yang dirasakan di bagian atas tengah di sekitar uluhati, bisa diduga berasal dari lambung, saluran empedu atau pun pankreas.
Organ di dalam perut (abdomen) cuma dibedakan menjadi dua; organ berongga seperti saluran cerna, saluran kemih, saluran kandungan, saluran empedu dan organ solid / padat seperti liver / hati, pankreas limpa, lapisan pelindung usus (omentum) dan lapisan dalam perut (peritoneum). Hal ini akan berhubungan dengan nyeri. Jika berasal dari organ bersaluran akan menimbulkan nyeri kolik (nyeri yang datangnya hilang timbul) dan yang berasal dari organ solid serta peritoneum nyerinya relatif lebih menetap dan semakin parah. Dan umumnya nyeri yang jenis terakhir inilah yang membutuhkan pembedahan sebagai upaya penanggulangannya.
Sebagai informasi tambahan untuk dugaan kelainan di dalam rongga perut ini bisa dicari dari gejala lain yang menyertainya. Untuk yang terjadi akibat gangguan di saluran cerna akan disertai dengan keluhan mual, muntah, kembung atau pun gangguan buang angin dan air besar. Atau akan mengalami panas badan jika didasari oleh suatu proses infeksi, pucat serta lemas jika disebabkan oleh perdarahan dan mungkin juga didapatkan badan yang menguning sebagai akibat gangguan di liver dan saluran empedu. Selain gejala tambahan di atas, seorang dokter setelah melakukan pemeriksaan fisik secara seksama pastilah membutuhkan pemeriksaan tambahan untuk mengetahui secara lebih pasti gangguan apa yang terjadi di dalam abdomen. Pemeriksaan itu antara lain pemeriksaan laboratoium, foto x-ray, ultrasonografi, ct scanning atau yang lebih invasif dengan pemeriksaan foto kontras.
Perlu dicatat juga bahwa nyeri yang dirasakan di sekitar perut tidak mutlak berasal dari rongga di dalamnya. Nyeri sebar ini bisa juga berasal dari gangguan di rongga dada di atasnya atau bisa pula –walaupun jarang- berasal dari kelainan atau serangan jantung. Serangan nyeri yang sangat hebat dapat menimbulkan muntah-muntah hingga tidak sadarkan diri. Itu menandakan ada proses penurunan kadar oksigen (hipoksia) pada jaringan yang terlibat. Ini terjadi pada keadaan saluran darah yang terhalang seperti proses jepitan, puntiran, regangan atau hambatan pada organ bersaluran. Sekalipun bukan suatu infesi, sangat dibutuhkan tindakan emergensi, baik dengan pertolongan obat injeksi atau tindakan operasi…!


Doc, gni sejak semalam saya merasa nyeri d perut. Memang, sepagian saya makan banyak bgd dan sering, dan belum bab. Lalu paginya saya makan sedikit walau perut terasa sebah, sy bab, lalu terasa nyeri di perut tengah. Nyerinya sampai bikin keringat dingin. Lalu setelah diseka botol air hangat nyerinya hilang. Saya minum obat maag dan sarapan. Sorenya kambuh lg, lalu hilang lg. Kira2 yg salah apa ya?
@Agung nugraha :
Nyeri hilang timbul pada seorang laki-laki di bagian perut kanan bawah menurut pengalaman dan data, yang tersering adalah akibat gangguan di saluran kemih. Tentu untuk memastikannya perlu ada hasil pemeriksaan tambahan, selain pemeriksaan fisik. Kemungkinan lain bisa oleh gangguan pada usus halus bagian hilir (distal) atau usus besar sebelah kanan. Syukur2 keluhan itu hanya diakibatkan kram atau kekakuan otot sebagai pembentuk dinding perut…
Saran saya, kalau keluhan itu sudah cukup menganggu, dapatkan hasil pemeriksaan lab darah, kencing, foto rontgen perut dan bila perlu pemeriksaan usg yang kesemuanya itu harus melalui rujukan/permintaan seorang dokter. Maka, sebelumnya datanglah ke dokter..!
Tulisan terakhir eka kusmawan : Mengenal Nyeri Pinggang akibat HNP
Permisi dok, saya mau numpang tanya. Kira-kira 2 bulan lalu saya mengalami nyeri perut kanan bawah ketika bangun tidur ditambah mata yang berkunang-kunang. Saya lalu tiduran 15 menit lalu wktu bangun rasa nyerinya sudah hilang. Sebulan yg lalu saya mengalami sakit tipus dan saya sering sendawa serta buang angin. Trus ketika sakit tipus saya sudah agak membaik, saya mengalami nyeri perut didaerah yg sama dan juga waktunya setelah bangun tidur. Menurut dokter apa yang menyebabkan nyeri perut saya?
@baharazwar :
Setuju dok..
Saya selalu juga memegang prinsip itu. Logikanya, kasus bedah yang membutuhkan operasi emergensi di perut pastilah infeksi / perforasi, obstruksi dan perdarahan. Kesemuanya itu akan menimbulkan nyeri terlebih dulu sebelum berlanjut ke proses infeksi (terjadinya panas).
Tulisan terakhir eka kusmawan : Tony Moore, Cleft Lip & Palate, YKI dan SSH
Saya diajarin dilu Dok oleh Prof Darmawan bahwa bila panas mendahului sakit perut maka itu bukan kasus bedah. Gimana tanggapannya Dok.
Tulisan terakhir baharazwar : Penghentian perdarahan
@nabil :
Saran saya, segeralah ke rumah sakit untuk mendapat pemeriksaan dokter dan pemeriksaan lab (darah) serta USG. Tidak jarang keluhan nyeri di perut kanan bawah ternyata membutuhkan penanganan bedah emergensi. Dua kasus tersering hingga memerlukan tindakan bedah tersebut, kalo bukan peradangan usus buntu, bisa juga berasal dari perdarahan akibat kehamilan di luar kandungan..!
Semoga saja keluhan mbak Nabil tidak seserius yang saya duga. Tidak ada salahnya khan kita mengantisipasi yang terburuk dulu…?! Pastikan dulu ya mbak, sampai terbukti tidak ada yang mengarah ke hal-hal yang memerlukan penanganan emergensi, ok?!
Tulisan terakhir eka kusmawan : Kenapa Mesti Operasi di Luar Negeri