<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sekilas [lagi] tentang Tahap Penanganan Kanker</title>
	<atom:link href="http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/</link>
	<description>Weblog-nya Eka Kusmawan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 03:04:05 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Driller</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-3/#comment-9577</link>
		<dc:creator>Driller</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 19:04:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-9577</guid>
		<description>I’d must examine with you here. Which isn&#039;t something I often do! I take pleasure in reading a publish that may make folks think. Also, thanks for permitting me to remark! I&#039;ll surely come back and check for new articles! Ciou</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I’d must examine with you here. Which isn&#8217;t something I often do! I take pleasure in reading a publish that may make folks think. Also, thanks for permitting me to remark! I&#8217;ll surely come back and check for new articles! Ciou</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka-kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-3/#comment-4418</link>
		<dc:creator>eka-kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 15:17:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-4418</guid>
		<description>&lt;a href=&quot;comment-#4408&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;atid&lt;/a&gt; 
Sebaiknya ibu mentangi dokter spesialis Kandungan. Kemungkinan bisa saja ibu terkena infeksi virus. Semoga saja hanya infeksi kulit biasa..  Walaupun tidak berbahaya, sebaiknya sesegera mungkin ibu periksakan ke dokter tsb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="comment-#4408" rel="nofollow">atid</a><br />
Sebaiknya ibu mentangi dokter spesialis Kandungan. Kemungkinan bisa saja ibu terkena infeksi virus. Semoga saja hanya infeksi kulit biasa..  Walaupun tidak berbahaya, sebaiknya sesegera mungkin ibu periksakan ke dokter tsb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: atid</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-3/#comment-4408</link>
		<dc:creator>atid</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 06:28:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-4408</guid>
		<description>Pak dokter, mau tanya di sekitar rambut pubis saya sering sekali muncul benjol kadang besar, kadang kecil dan tempatnya berpindah-2, kadang di atas, kadang tepat di pertemuan paha, kadang di labia, tapi saya yakin bukan jerawat, karena bentuknya bukan sperti jerawat. cenderung lebih gendut dari jerawat, dan kadang sakit spt bisul, tapi kadang tidak ada rasa apa-2. Saya 44 th, wanita, punya anak 3, kelahiran normal. Kalaupun mau periksa ke dokter, saya bingung ke dokter apa, spesialis atau umum. mohon info dok, saya tinggal di jakarta selatan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak dokter, mau tanya di sekitar rambut pubis saya sering sekali muncul benjol kadang besar, kadang kecil dan tempatnya berpindah-2, kadang di atas, kadang tepat di pertemuan paha, kadang di labia, tapi saya yakin bukan jerawat, karena bentuknya bukan sperti jerawat. cenderung lebih gendut dari jerawat, dan kadang sakit spt bisul, tapi kadang tidak ada rasa apa-2. Saya 44 th, wanita, punya anak 3, kelahiran normal. Kalaupun mau periksa ke dokter, saya bingung ke dokter apa, spesialis atau umum. mohon info dok, saya tinggal di jakarta selatan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rosaria</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-3/#comment-3276</link>
		<dc:creator>rosaria</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 08:03:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-3276</guid>
		<description>oh, terimakasih banyak ,dok</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oh, terimakasih banyak ,dok</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka-kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-2/#comment-3273</link>
		<dc:creator>eka-kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 02:11:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-3273</guid>
		<description>@rosaria:
Mungkin maksud dik Rosa menjadi bedah onkologi, sebab onkolog medik juga ada yakni dokter inernist yang mendalami bidang onkolgi. Sesuai kurikulum pendidikan bedah di Indonesia, untuk menjadi ahli bedah onkologi mesti melewati spesialis bedah umum dulu. Jadi perjalanannya masih panjang, kuliahdi Kedokteran terlebih dulu untuk mendapatkan gelar S1 sebagai dokter umum selama 5-6 tahun, lanjut sekolah lagi mengikuti PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) Bedah Umum selama 4-5 tahun barulah bisa mendalami onkologi yang butuh waktu 2 tahunnya lagi.
Saya kurang tahu tentang beasiswa yang ada sekarang ini. Kalau dulusaya masih mendapatkan beasiswa Supersemar yang cukup sebagai pelengkap saja, bukan untuk pendidikan secara keseluruhan. Setahu saya saat ini ada biaya sekolah yang didanai oleh pemerintah daerah dengan perjanjian jika selesai pendidikan nanti harus mengabdi untuk daerah bersangkutan... Masalah biaya, apalagi pada masa sekarang yang untuk cari S1 Kedokteran saja sudah bisa hingga puluhan juta, bisa dibayangkan seberapa mahal pendidikan di Indonesia...
.-= eka-kusmawan&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://spesialisbedah.com/2010/03/kapan-pulang-dari-rumah-sakit/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kapan Pulang Dari Rumah Sakit…?&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@rosaria:<br />
Mungkin maksud dik Rosa menjadi bedah onkologi, sebab onkolog medik juga ada yakni dokter inernist yang mendalami bidang onkolgi. Sesuai kurikulum pendidikan bedah di Indonesia, untuk menjadi ahli bedah onkologi mesti melewati spesialis bedah umum dulu. Jadi perjalanannya masih panjang, kuliahdi Kedokteran terlebih dulu untuk mendapatkan gelar S1 sebagai dokter umum selama 5-6 tahun, lanjut sekolah lagi mengikuti PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) Bedah Umum selama 4-5 tahun barulah bisa mendalami onkologi yang butuh waktu 2 tahunnya lagi.<br />
Saya kurang tahu tentang beasiswa yang ada sekarang ini. Kalau dulusaya masih mendapatkan beasiswa Supersemar yang cukup sebagai pelengkap saja, bukan untuk pendidikan secara keseluruhan. Setahu saya saat ini ada biaya sekolah yang didanai oleh pemerintah daerah dengan perjanjian jika selesai pendidikan nanti harus mengabdi untuk daerah bersangkutan&#8230; Masalah biaya, apalagi pada masa sekarang yang untuk cari S1 Kedokteran saja sudah bisa hingga puluhan juta, bisa dibayangkan seberapa mahal pendidikan di Indonesia&#8230;<br />
.-= eka-kusmawan&#180;s last blog ..<a href="http://spesialisbedah.com/2010/03/kapan-pulang-dari-rumah-sakit/" rel="nofollow">Kapan Pulang Dari Rumah Sakit…?</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rosaria</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-2/#comment-3269</link>
		<dc:creator>rosaria</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 13:35:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-3269</guid>
		<description>dok, saya rosaria , saya masih kelas 11 sma, saya berniat menjadi onkolog, tapi sebelumnya saya ingin bertanya:
1. apa persyaratan mental dan fisik, dll mjd seorang onkolog?
2. jenjang dan jurusan pendidikan yang ditempuh untuk menjadi onkolog
3. mencari beasiswa dan perkiraan biaya hingga manjadi onkolog?
terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dok, saya rosaria , saya masih kelas 11 sma, saya berniat menjadi onkolog, tapi sebelumnya saya ingin bertanya:<br />
1. apa persyaratan mental dan fisik, dll mjd seorang onkolog?<br />
2. jenjang dan jurusan pendidikan yang ditempuh untuk menjadi onkolog<br />
3. mencari beasiswa dan perkiraan biaya hingga manjadi onkolog?<br />
terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-2/#comment-1922</link>
		<dc:creator>eka kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 04:59:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-1922</guid>
		<description>@&lt;a href=&quot;#comment-1920&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;juli&lt;/a&gt; : 
Chemotherapy untuk ca mama stadium IV merupakan chemotherapy therapeutic, artinya pemberian jenis obat ini dijalankan seumur hidup dengan selang waktu tertentu, selama masih belum ada tanda2 kontraindikasi atau  penolakan tubuh lainnya. Jadi memang tidak dapat ditentukan sampai berapa lama pengobatan mahal ini dijalankan. Sehingga sangat sulit untuk memprediksi biaya itu. Dan sebaiknya dikerjakan di rumah sakit yg dilengkapi dan memiliki dokter konsultan Bedah Onkolgi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@<a href="#comment-1920" rel="nofollow">juli</a> :<br />
Chemotherapy untuk ca mama stadium IV merupakan chemotherapy therapeutic, artinya pemberian jenis obat ini dijalankan seumur hidup dengan selang waktu tertentu, selama masih belum ada tanda2 kontraindikasi atau  penolakan tubuh lainnya. Jadi memang tidak dapat ditentukan sampai berapa lama pengobatan mahal ini dijalankan. Sehingga sangat sulit untuk memprediksi biaya itu. Dan sebaiknya dikerjakan di rumah sakit yg dilengkapi dan memiliki dokter konsultan Bedah Onkolgi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: juli</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-2/#comment-1920</link>
		<dc:creator>juli</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 05:39:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-1920</guid>
		<description>Dok saya mau nanya kalau biaya untuk kemo kanker payudara stadium 4 kira2 brp ya dok, dan kalau tempatnya lebih baik di rmh skt mana?

terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dok saya mau nanya kalau biaya untuk kemo kanker payudara stadium 4 kira2 brp ya dok, dan kalau tempatnya lebih baik di rmh skt mana?</p>
<p>terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-2/#comment-900</link>
		<dc:creator>eka kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 12:01:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-900</guid>
		<description>@&lt;a href=&quot;#comment-899&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;dwiyanto adi nugroho&lt;/a&gt; : 
Terimakasih atas infonya..

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Tulisan terakhir eka kusmawan : &lt;a href=&quot;http://spesialisbedah.com/2009/02/kematian-bpk-ketua-dewan-akibat-serangan-demonstran/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kematian Bpk. Ketua Dewan akibat Serangan Demonstran&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@<a href="#comment-899" rel="nofollow">dwiyanto adi nugroho</a> :<br />
Terimakasih atas infonya..</p>
<p><abbr><em><abbr><em>Tulisan terakhir eka kusmawan : <a href="http://spesialisbedah.com/2009/02/kematian-bpk-ketua-dewan-akibat-serangan-demonstran/" rel="nofollow">Kematian Bpk. Ketua Dewan akibat Serangan Demonstran</a></em></abbr></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2008/11/sekilas-lagi-tentang-tahap-penanganan-kanker/comment-page-2/#comment-249</link>
		<dc:creator>eka kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 01:24:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=249#comment-249</guid>
		<description>@&lt;a href=&quot;#comment-248&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;baharazwar&lt;/a&gt; : 
Betul, saya setuju dok...!
Tambahan lagi, kalau pasien menghilang, sebagian diantaranya lebih banyak mencoba therapy alternatif dulu. Mungkin alasan utama problem biaya. Sayangnya, kalau kembali lagi, kondisi sudah semakin parah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@<a href="#comment-248" rel="nofollow">baharazwar</a> :<br />
Betul, saya setuju dok&#8230;!<br />
Tambahan lagi, kalau pasien menghilang, sebagian diantaranya lebih banyak mencoba therapy alternatif dulu. Mungkin alasan utama problem biaya. Sayangnya, kalau kembali lagi, kondisi sudah semakin parah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

