Thursday, March 11, 2010

Nyeri berkepanjangan pada Pergelangan Tangan

Beberapa hari yang lalu, saya dihubungi oleh seorang teman yang memberitahukan kerabatnya berniat berkonsultasi dan memerisakan diri ke praktek. Benar, keesokan harinya saya kedatangan seorang pasien laki dewasa muda dengan keluhan nyeri sekitar pergelangan tangan kanannya yang sudah dirasakan sejak kurang lebih 4 bulan yang lalu. Tanpa didahului riwayat trauma dan gejala spesifik lainnya, terasa begitu saja dan semakin parah seiiring waktu. Tidak banyak perobahan dengan obat obatan yang diberikan oleh dokter. Telah juga dikompres, dibebat dan dibatasi gerakannya. Sudah pula dikonsulkan ke dokter ahli saraf serta dirontgen. Semuanya belum membawa perbaikan sesuai harapan. Saya tanyakan padanya aktifitas selama ini yang dominan menggunakan tangan kanan yang dikeluhkan itu. Dari keterangannya saya mendapatkan informasi penting, bahwa si penderita memang sering mengaktifkan gerakan sendi dan jari-jari tangan terutama jempol lewat kegiatan menembak. Rupanya menembak merupakan hobinya dan ia kerap berlatih hingga berburu ke hutan untuk menguji ketepatan bidikannya dalam mencari sasaran tembak.

Setelah saya periksa dengan gerakan aktif maupun pasif terutama di bagian ibu jari, pada gerakan tertentu ia merasa sangat nyeri, tepatnya di bagian pangkal jempol tangan kanan dekat dengan pergelangan. Juga pernah ia rasakan seolah olah gerakan itu seperti terkunci. Saya simpulkan ia terkena apa yang disebut dengan trigger thumb yakni hambatan yang terjadi pada pergerakan jari akibat peradangan pembungkus urat gerak (tendon) jari jempol tersebut. Secara normal gerakan jari diatur oleh otot-otot lengan yang dihubungkan melalui tendon ini yang kemudian menempel di bagian tulang alat gerak kita. Tendon berada dalam selaput yang mengandung cairan pelumas untuk menjamin gerakannya menjadi licin dan tepat. Bisa dibayangkan kalau selaput atau pembungkusnya tersebut pada bagian tertentu mengalami penebalan, kering atau membentuk tonjolan. Sangat mengganggu, menimbulkan hambatan dan rasa nyeri pada gerakan tendon, terutama gerakan jari ke atas (extensi) dan terlipat ke arah telapak (fleksi). Sehingga penderita mengalami bengkak di bagian pangkal ibu jari dan akan kesulitan untuk memegang atau menjepit sesuatu karena nyeri.

Selain disebabkan gerakan yang relatif sering pada jari yang terkena, trigger thumb juga bisa disebabkan peradangan dari bagian dalam melalui penyakit yang diderita sebelumnya, seperti rhematik, penyakit gout dan diabetes. Dari data menunjukkan ternyata kasusnya pada wanita lebih banyak delapan hingga sepuluh kali dibandingkan pada pria. Didapatkan pula kejadian kekakuan gerakan jari (trigger finger) ini pada anak anak yang disebabkan karena kelainan bawaan. Jika peradangan itu terbatas mengenai bagian tertentu di dalam terowongan pergelangan tangan kita dimana merupakan jalur begeraknya 2 jenis tendon untuk menggerakkan ibu jari, maka kelainan itu disebut dengan penyakit de Quervain’s.

Trigger thumb atau pun de Quervain’s cukup mudah dikenal hanya dari pemeriksaan fisik. Pemeriksaan rontgen atau foto x-ray sama sekali tidak informatif, tidak bisa disimpulkan dari hasil itu. Salah satu test gerak pada pemeriksaan fisik yang dikenal adalah test Finkelstein, yakni dengan mengembalikan kepalan tangan dengan gerakan membuka jari jari. Jika terasa nyeri di bagian pangkal pada gerakan membuka ibu jari, sudah boleh dicurigai penderita mengalami kelainan tersebut.

Penanganannya dengan cara konservatif dan pembedahan. Konservatif maksudnya therapy menggunakan obat-obat anti nyeri dan anti peradangan, membatasi gerakan bila perlu dengan memasang splint, gips atau external fiksasi dan yang sedikit invasif dengan menyuntikkan bahan kortikosteroid di sekitar lokasi nyeri. Jalan pembedahan diputuskan jika dengan cara-cara seperti di atas tidak banyak mengalami perbaikan. Pembedahannya pun tergolong tidak rumit, menggunakan pembiusan lokal dan bisa langsung pulang pasca operasi. Pembedahan ini bertujuan membuka dan mengangkat bagian selaput tendon yang mengalami peradangan. Biasanya cukup dengan menoreh ke arah longitudinal selaput tendon hingga bisa terlihat gerakan tendon tersebut dan sekaligus dapat mengevaluasi adanya kemungkinan hambatan gerakan di bagian lainnya.

Semenjak itu penderita menyatakan jauh lebih jelas mengerti tentang kelainan yang ia derita, apalagi informasi yang ia terima dilengkapi pula dengan gambar-gambar yang saya tunjukkan dari notebook. Sekali pun demikian ia masih membutuhkan waktu untuk persiapan pembedahannya.



43 Comments

  1. Comments  Erik PrabowoNo Gravatar   |  Monday, 05 January 2009 at 11:10 pm

    Salam Kenal Dok,

    Iya Dok kasus seperti ini sebenarnya gampang-gampang sudah untuk didiagnosis, tapi sekali menemukan kasus ini pasti akan selalu ingat dan Insya Allah tidak akan miss diagnosis. Cuma sayang sering “tersangkut” lama di dokter umum sampai akhirnya baru dirujuk setelah keluhan bertambah berat, dan untungnya bagi dokter bedah sangat mudah mendiagnosis karena gejalanya sudah sangat jelas :) . Ada pisau khusus untuk operasi ini namanya apa ya Dok? Setahu saya yang punya di semarang ahli bedah saraf. Salam kenal juga Dok.

    Kapan ngajar di Semarang lagi Dok? minggu ini ada ATLS di Semarang Dok…

  2. Comments  TitahNo Gravatar   |  Tuesday, 06 January 2009 at 12:32 am

    Wah, saya juga punya nyeri berkepanjangan Dok, tempatnya sedikit di bawah pinggang sebelah kiri. Sudah 7 bulan nih. Awalnya nyeri tiba2 waktu bangun tidur, seperti syarat terjepit gitu. Sampai seminggu saya nyaris tidak bisa bangkit dr tempat tidur. Diurut dua kali dan digosok minyak gosok terasa mendingan, bisa bangun, jalan, tapi masih kaku. Selang tiga minggu nyerinya meningkat lagi, akhirnya saya bawa ke dokter umum. Saya lupa terapinya waktu itu, yang masih saya ingat hanya vitamin B6 oral dan hindari makanan yang merangsang lambung. Membaik. Sembuh 90%. Sekarang tidak nyeri lagi, tapi terus-menerus terasa kaku. Masih bisa beraktivitas normal sih, tapi serba tidak nyaman. Ada saat kekakuannya meningkat, sehingga postur tubuh tidak bisa tegak. Kenapa kira-kira nih Dok?

    O ya, soal gerakan, sampai sekarang pinggang saya nyeri saat saya hendak rukuk (gerakan membungkuk dalam shalat Islam). Lutut mesti sedikit ditekuk dulu, baru diluruskan lagi untuk rukuk. Kalau sujud malah nggak apa-apa. Dulu terasanya pertama kali juga pas mau membungkuk untuk wudlu & rukuk tidak bisa. Kalau riwayat penyakit, saya ada bakat maag, diabetes, asam urat. Tapi semuanya terkontrol. Mohon maafberpanjang-panjang & terima kasih sebelumnya. :-)

    Tulisan terakhir Titah : Cintaku Pada Rokok Berbuah Kanker Paru dan Kanker Usus

  3. Comments  eka kusmawanNo Gravatar   |  Tuesday, 06 January 2009 at 12:13 pm

    @Erik Prabowo :
    Terkadang justru karena belum tahu dan tidak pernah melihat kasusnya, para sejawat kita masih meraba-raba dalam menanganinya. Itulah salah satu alasan kenapa tulisan ini dipostingkan..
    Saya pernah dengar dan baca tentang pisau yang sekaligus berfungsi sebagai cauter (menghentikan perdarahan) dan non traumatic terhadap jaringan karena power-nya menggunakan gelombang. Mungkin yang ini maksudnya, sebab saya sendiri belum pernah lihat barangnya..he..he..
    Yang terakhir ngajar ATLS baru akhir bulan kemarin. Jadi giliran instruktur lain dulu ke Semarang. Saya lihat jadwalnya tahun ini ada 3 kali di sana. Bulan Januari, Maret dan Agustus nanti.

    @Titah :
    Baca ceritanya mbak Titah, kok saya lebih cenderung menduga itu karena gangguan langsung di persarafan. Jadi perkiraan mbak yang pertama kali itu jangan2 ada benarnya. Dari pengalaman -walaupun tidak selalu didasari keilmuan- sesuatu nyeri yang dirasakan lama tidak membaik dengan pengobatan biasa, salah satu penyebabnya adalah faktor trauma yng mempengaruhi jaringan saraf itu secara langsung, misalnya oleh karena desakan, jepitan atau peradangan sarafnya, terutama saraf sensoris. Boleh kok mbak Titah konsultasi dengan dokter saraf…
    Kompensasi tubuh dalam menahan nyeri bisa juga lho menimbulkan kekakuan otot dan sendi..
    Semoga ini menambah info untuk mbak Titah. Terimakasih.

  4. Comments  imcwNo Gravatar   |  Tuesday, 06 January 2009 at 3:27 pm

    Benar, saya sendiri sering memberi NSAID pada pasien pasien seperti ini. Terima kasih atas pencerahannya. Baru tahu saya penyakit ini.

    Tulisan terakhir imcw : 999

  5. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Tuesday, 06 January 2009 at 3:42 pm

    @imcw :
    Cerita di atas semoga bisa menjadi info yang bermanfaat. Trim’s kunjungannya Kock…!

  6. Comments  RichyNo Gravatar   |  Monday, 23 March 2009 at 4:32 pm

    Pak Dokter,
    Saya Richy 29th, Boleh tanya, bagaimana jika rasa sakit karena tendinitis de qurvain bilateral terjadi karena faktor kehamilan sebelumnya? Saat hamil anak pertama saya, usia kehamilan saya 7 bulan, tangan saya merasakan baal/kesemutan, namun sekarang beralih menjadi nyeri di kedua pergelangan tangan di sekitar tulang pangkal ibu jari. Sakit ini awalnya hanya di tangan kiri, namun setelah bulan ke 5 setelah melahirkan, nyeri juga terjadi pada pergelangan tangan kanan. Sekarang sudah 9 bulan dok rasa sakit ini. 2 minggu lalu saya menemui dokter syaraf, lalu saya diberikan obat2an antara lain: mefinal (mefenamic acid 500 mg), sanexon (Methylprednisolone 4 mg), nevradin E (multivitamin), dan Feldene Gel. Namun belum ada perubahan yg berarti dok.
    Mohon saran dokter. Terimakasih.

  7. Comments  eka kusmawanNo Gravatar   |  Monday, 23 March 2009 at 7:55 pm

    @Richy :
    Jarang kejadian ini dipicu oleh perobahan hormonal (proses hamil), saya pun belum menemukan kasusnya. Yang saya tahu selama ini lebih banyak oleh faktor aktifitas dan gangguan atau penyakit endokrin. Bisa saja karena mungkin lebih sering menggendong si kecil, mengakibatkan keluhan tersebut…(?)
    Saran saya, coba berkonsultasi dan periksakan diri ke dokter bedah. Sekali lagi, bedah menjadi cara penyelesaian yang langsung menyentuh dan memperbaiki sumber nyeri tadi.

    Tulisan terakhir eka kusmawan : Cukur Bulu Pubis Mengurangi Nyeri Perut ?

  8. Comments  RichyNo Gravatar   |  Tuesday, 24 March 2009 at 3:15 pm

    Terimakasih Dokter,
    Kira-kira kalau operasi, berapa kisaran biayanya ya dok?

  9. Comments  eka kusmawanNo Gravatar   |  Tuesday, 24 March 2009 at 5:18 pm

    @Richy :
    Di rumah sakit kami operasi jenis tersebut kalau tidak salah termasuk operasi golongan sedang, dengan pembiusan lokal. Harga nominal saya tidak tahu persis dan memang ada variasi antar satu rumah sakit dengan lainnya. Tentu sebelum ibu memutuskan untuk operasi, sudah menjadi kewajiban pihak rs untuk menjelaskan itu dan saran saya memang harus ibu bandingkan dulu price itu di beberapa tempat…

    Tulisan terakhir eka kusmawan : Perhatian pada Cairan, Elektrolit dan Nutrisi

  10. Comments  NadiahNo Gravatar   |  Thursday, 26 March 2009 at 8:02 am

    Salam kenal dok..
    Saya nadiah 17 tahun..
    Wah,saya pengen banget jadi dktr bedah kaya pak dokter..
    Saya mau tanya dok, setahun terakhir ini di pergelangan tangan saya ada benjolan, tapi tidak terasa sakit sama sekali. Kalau diraba bentuknya seperti tulang pada umumnya. Dibandingkan setahun yg lalu ukurannya agak lebih membesar, tapi perubahannya tidak signifikan.
    Kemungkinannya penyakit apa ya dok?
    Makasi sebelumnya ^^..

  11. Comments  eka kusmawanNo Gravatar   |  Thursday, 26 March 2009 at 8:18 am

    Kemungkinan penyakit itu apa yang di sebut dengan ‘ganglion’. Suatu tumor kistik -boenjolan berisi cairan dan memiliki pembungkus- yang akan muncul di areal persendian dan di pergelangan tangan paling sering terjadi. Benjolan ini berasal dari cairan sendi, yang muncul di antara sela2 persendian.
    Untuk therapy, sebaiknya dengan operasi walaupun masih bisa dengan cara disedot cairan yang kental itu. Tingkat kekambuhannya cukup sering, apalagi diselesaikan dengan tanpa operasi, sebab jika masih ada sisa pembungkus / capsel-nya bisa mengakibatkan benjolan tersebut terbentuk kembali.
    Kelainan ini tidak berbahaya. Akan terjadi gangguan jika sudah membesar, baik gangguan fungsi maupun terganggu dari sisi estetika / penampakan…
    Salam kenal kembali
    Tulisan terakhir eka kusmawan : Perhatian pada Cairan, Elektrolit dan Nutrisi

  12. Comments  chaNo Gravatar   |  Friday, 08 May 2009 at 11:58 am

    Salam kenal dok,

    Nama saya icha,25tahun. Saya mengalami nyeri tp hanya pada lekukan jempol tangan kiri, tepatnya antara sambungan jempol dah telunjuk. Sudah seminggu ini kalo saya tekuk2 rasanya terasa kaku dan agak sakit. Kata teman, mgkn karena ada gangguan lambung atau kecapekan. Apa ini benar y dok?

    Trimakasih sebelumnya y dok.^^

  13. Comments  eka kusmawanNo Gravatar   |  Sunday, 10 May 2009 at 7:55 am

    @cha :
    Setahu saya tidak ada hubungan antara nyeri pada tangan dengan gangguan di bagian tubuh lain yang tidak termasuk dalam satu sistem organ (lambung merupakan sistem organ pencernaan). Tidak tahu lagi kalau itu dihubungkan dengan ilmu akupuntur…
    Menurut saya kemungkinannya kalau bukan terjadi suatu peradangan setempat, mungkin juga karena proses tekanan atau hambatan pada gerakan fungsional yang melibatkan otot atau jaringan penggerak lainnya di sekitar lokasi itu…

    Tulisan terakhir eka kusmawan : Musik dan Pembedahan

  14. Comments  VieNo Gravatar   |  Tuesday, 26 May 2009 at 11:52 am

    Saya mengalami hal yg sama dg Sdr. Richy. Usia kandungan sy saat ini 37 minggu. Jari2 tangan sering kesemutan dan terasa baal. Saat hamil minggu ke 34 pergelangan tgn kiri bawah jempol seperti keseleo, sdh diurut tdk ad perubahan. Seminggu ini pergelangan tgn kanan jg demikian, shg utk mengangkat gelas pun sakit sekali. Apa penyebabnya ya Dok ? Tks.

  15. Comments  eka kusmawanNo Gravatar   |  Wednesday, 27 May 2009 at 8:34 pm

    @Vie :
    Setelah pertanyaan ini saya tanya juga ke sejawat ahli kandungan, ternyata katanya masih mungkin atau bisa saja perobahan hormonal (proses kehamilan) berpengaruh terhadap keluhan nyeri pada otot atau persendian. Dan kalau begitu sebaiknya cobalah mbak Vie berkonsultasi dengan dokter kandungan yang merawat mbak. Atau paling tidak selesaikan dahulu proses persalinan nantinya, sebelum konsentrasi menangani keluhan tadi. Bisa jadi juga setelah melahirkan keluhan nyeri itu pun berkurang atau tidak ada sama sekali…

    Tulisan terakhir eka kusmawan : Management Kamar Operasi

  16. Comments  lythaNo Gravatar   |  Tuesday, 21 July 2009 at 2:04 pm

    Salam kenal dok,
    Saya Lita,32 thn. Mengalami nyeri pada pangkal jempol saya sampai pergelangan tangan kiri kurang lebih 2 bln yg lalu.saya memiliki bayi usia 4 bln yg dari sejak lahir sering saya gendong agar tidak rewel. Saya sdh konsul ke dokter rehab medik dan dinyatakan menderita de Quervain’s Syndrom, sdh pula difisiotherapi sebyk 5 kali. Namun sampai skrg tdk ada perubahan & dokter menyarankan saya agar disuntik steroid. Yang ingin saya tanyakan bgmn angka keberhasilan dgn suntikan steroid?apakah bisa sembuh? Sebelumnya saya jg sdh minum metilprednisolon selama 1 mggu, bgmn efek steroid tsb dlm tubuh saya?Apakah alat fisioterapi yg tdk pernah dikalibrasi mempengaruhi hsl fisioterapi? dan sewaktu menjalani fisioterapi alat US nya selalu rusak ( saya baru 2x di US) selebihnya hanya dipanasi dgn IR. Mohon sekali penjelasannya dok. Terimakasih

  17. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Tuesday, 21 July 2009 at 8:26 pm

    @lytha :
    Kalau begitu kondisinya, barangkali sudah perlu dipikirkan untuk menyelesaikan penderitaan itu dengan cara pembedahan. Padahal pembedahannya sendiri relatif simple dan sangat kecil kemungkinannya menimbulkan efek samping. Cobalah berkonsultasi dengan seorang ahli bedah Orthepedi.
    Jelaslah obat apapun sedikit tidak pasti mempunyai efek negatif, apalagi sejenis steroid dan apalagi penggunaannya berkepanjangan. Justru akan berpengaruh pada daya tahan tubuh dan lambung.
    Saya tidak banyak tahu tentang peralatan di fisiotherapy tapi tentang kalibrasi, yang namanya peralatan medik, mestinya mengikuti standard yang telah ditetapkan sebelumnya.
    Salam kenal kembali.

  18. Comments  riniNo Gravatar   |  Monday, 03 August 2009 at 10:12 am

    dok saya jg mengalami hal yang mirip, tp bukan dari jempol saya justru merasa sakit dari kelingking hingga pergelangan,,lengan saya juga membengkak dan kalo tangan saya tekuk ke arah luar terasa nyeri di pergelangan,,kelingking dan jari manis jg terasa lemas.apa ini trigger finger? saya baru merasakan kurang lebih seminggu,,,bgmn cara mengatasinya dok?
    trmksh

  19. Comments  eka kusmawanNo Gravatar   |  Monday, 03 August 2009 at 2:01 pm

    @rini :
    Ya, dugagaan saya mba terkena trigger finger juga, walaupun yang terkena pada kelingking itu kasusnya agak jarang. Periksakan diri ke dokter spesialis saraf terlebih dulu untuk memastikan kelainannya dan sekalian therapi untuk menyembuhkannya.

  20. Comments  Adi PutraNo Gravatar   |  Wednesday, 05 August 2009 at 12:09 am

    Dear Dr. Eka,

    Salam Kenal. Saya Putra, 32 tahun.
    Artikel tentang Trigger thumbnya sangat membantu, persis seperti apa yg saya alami saat ini. Sudah sebulan saya merasa nyeri di kedua pergelangan tangan sampai ke ibu jari terutama di tangan kiri. Saya sudah mencoba bermacam obat luar dari tradisional sampai salep/ gel tapi hasilnya belum memuaskan. Nyeri tetap terasa pada gerakan2 tertentu. Saya bingung, apakah ini rematik karena saya sering pulang malam naik motor sekitar 1 jam tanpa slop tangan atau karena penyakit Trigger thumb itu. Karena nyeri dominan terasa pada sore, malam dan pagi. Memang aktivitas tangan saya selama 3 bulan ini lebih berat daripada sebelumnya. Yaitu dari staff admin ganti menjadi room boy. Saya juga pegang stick analog PS2 selama 2-3 jam, 3x sminggu. Kalo obat minum saya belum berani coba karena punya riwayat GERD dan sempat menjalani bronkoskopi setahun yang lalu. Pernah cek asam urat tapi hasilnya normal. Ada teman nyuruh saya periksa ke dokter tulang. Bagaimana sebaiknya saya Dokter? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

    Great Blog! I love this simple interface and its informative and helpful contents.

  21. Comments  eka kusmawanNo Gravatar   |  Thursday, 06 August 2009 at 8:59 am

    @Adi Putra :
    Ya, kemungkinan besar Putra terkena trigger thumb dan betul… sebaiknya datangi dokter spesialis bedah tulang (orthopedi) untuk mengkonfirmasi dan berkonsultasi. Semoga masalahnya bisa cepat teratasi.
    Salam !

  22. Comments  PujasmadiNo Gravatar   |  Wednesday, 02 September 2009 at 5:43 am

    Dok Eka,
    Saya mengalami penyakit nyeri di ibu jari spt yang dokter deskripsi di atas. Saya sudah berobat ke dokter bedah ortopedi, sudah dikasih obat tapi tidak sembuh. Baru sembuh setelah disuntik. Sekarang setelah sekitar 4 bulan kambuh lagi. Tanda-tanda menjelang sakit biasanya diawali dengan tulang menunjol di pergelangan tangan atas, kemudian diikuti nyeri sehingga jempol tidak bisa ditekuk keatas atau kebawah, tapi bisa ditekuk ke samping (arah telapak tangan) tanpa rasa nyeri. Saya punya kebiasaan memakai jam tangan dan sering tidak dilepas waktu tidur.

    Sekarang kebetulan lagi kambuh lagi. Apakah berbahaya kalau disuntik lagi?

    salam

  23. Comments  eka kusmawanNo Gravatar   |  Wednesday, 02 September 2009 at 8:03 am

    @Pujasmadi :
    Jika ada tendensi untuk berulang kembali gejala itu, mungkin perlu ditelusuri penyebab utamanya. Dan jika dugaan penyebab utama ini belum juga diatasi, kemungkinan di lain hari bisa kambuh lagi. Sudah tepat anda ke seorang dokter orthopedi. Asumsi saya, dengan belum diketahui penyebabnya secara jelas menjadi alasan mengapa treatment yang diberikan baru sebatas injeksi. Saran; datangi dan berkonsultasi lagi ke dokter anda dan tanyakan kemungkinan pertimbangan tindakan bedah untuk kasus ini…
    Salam!

  24. Comments  MoniaganathNo Gravatar   |  Sunday, 13 September 2009 at 12:02 am

    Salam kenal dok, saya Nathalia usia 27 tahun, baru saja melahirkan anak pertama (5 1/2 bulan). Seminggu setelah melahirkan, tiba-tiba pergelangan tangan saya terasa sakit (gejala sama persis seperti yang tertulis di atas, awalnya hanya nyeri biasa dan suka bunyi ‘klek’, lama lama merasa terganggu juga, akhirnya saya ke dokter saraf dan kemudian saya disarankan untuk fisioterapi sebanyak 6kali. Saya sudah menjalani fisioterapi tersebut namun tidak ada perubahan sama sekali, saya juga sempat ke tukang urut, namun juga tidak ada perubahan. Kemudian seminggu terakhir ini, sakitnya semakin parah, sampai saya membuka pintu dengan gagang bundar saja terasa sakit, dan terkadang rasanya seperti tulangnya berpindah dan kalau akan saya balikkan lagi, rasanya sakit sekali. apalagi kalau tengah malam, saat sedang setengah tertidur, jika saya mengangkat bantal kepala saja sakitnya terasa..Oh iya dok, saya memberi anak saya ASI dengan memompanya menggunakan pompa listrik, apakah itu mempengaruhi?

    Saya jadi bingung dok..sebaiknya apa yang saya lakukan? apakah saya perlu rontgen? dan kalau tidak, sebaiknya saya ke dokter apa? sebab saya sudah ke dokter saraf namun tidak ada perubahan sama sekali..

    Terima kasih banyak ya dok atas bantuannya

  25. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Monday, 14 September 2009 at 9:17 am

    @Moniaganath :
    Jika keluhan tidak jauh berbeda dengan tulisan di atas, sebagian besar penyebab untuk kasus ini adalah proses peradangan. Sebetulnya saya juga sedang mencari-cari referensi apakah proses peradangan yang terjadi ini ada hubungannya dengan kehamilan dan masa menyusui yang kebutulan sekali beberapa pembaca mempertanyakan kasus ini ketika sedang hamil atau seperti mbak Nathalia alami..
    Saran saya, jangan dulu dibebankan terlalu banyak bergerak di pergelangan tangan itu. Datangi seorang dokter bedah atau lebih khusus lagi bedah orthopedi. Jika memang betul proses peradangan (inflamasi), pengobatannya melalui 3 tahap itu. Paling sederhana dengan obat minum dulu, lalu obat injeksi dan pembedahan menjadi pilihan yang terakhir jika tidak juga ada perbaikan…

  26. Comments  inanNo Gravatar   |  Tuesday, 15 September 2009 at 1:18 pm

    Assalamu’alaikum dok…
    Saya ibu satu anak (laki-laki) usia 3 th dengan kelainan bawaan tumb trigger finger pada tangan kiri, mohon informasi bila tidak dilakukan dioperasi apakah akan ada efeknya dikemudian hari. Saya tinggal di Jogja mohon dapat direkomendasikan dokter ortopedi anak yang komunikatif sehingga dapat berkonsultasi dengan jelas sehingga keraguan saya untuk melakukan operasi pada anak saya yg masih kecil dapat diyakinkan untuk kebaikannya kelak. trimakasih sebelumnya dok.
    Wassalam.

  27. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Tuesday, 15 September 2009 at 9:20 pm

    @inan :
    Benar Bu.. Ibu mesti mencari seorang dokter orthopedi. Tapi setahu saya memang belum ada orthopedi yang membidangi khusus anak. Dan sayang sekali, saya tidak mengenal jauh sejawat ortopedi yang ada di Jogja, shg tidak bisa memberikan rekomendasi. Yang pasti, banyak pilihan, lebih banyak dari yang ada di tempat saya…
    Semoga anak Ibu memperoleh penanganan yang baik.. Salam!

  28. Comments  Vanessa   |  Saturday, 24 October 2009 at 1:01 am

    salam kenal dok, saya vanessa 30 thn, saya juga mengalami hal yg sama dengan sdri nathalia, hanya saya gejalanya muncul 40 hr setelah melahirkan normal, tiba2 bangun tdr pagi tangan saya kiri kanan tdk bisa mengepaldan kalo jari saya renggangkan dan tangan saya naikan keatas, akan terasa semua urat2 saya tertarik ( rasanya kaya urat saya jd pendek) dan ada seperti rasa2 kesetrum. Saya tinggal d malaysia, dan 2 kali ke dokter yg berbeda dengan hasil jawaban yg sama bahwa itu hal biasa untuk org yang baru melahirkan, dan akan hilang sendiri seiring berjalannya waktu. Memang semakin lama semakin hilang hingga sekitar minggu lalu ( sekarang anak saya sudah 4,5 bulan) kaku2nya pindah kejari2 terutama jari disebelah kelingking tangan kiri dan kanan. Kalo bangun tdr atau lama nggak digerakkan walau nggak tidur pasti kaku lagi dan tidak bisa ditekuk kedalam dan ada sedikit rasa nyeri. Oh ya selama tangan saya sakit ini, kalo fokus memegang barang, misalkan menyapu, tangan akan terasa kesemutan dan bila saya biarkan semakin lama jadi mati rasa dan terasa kebal seperti tdk pegang apa2, untuk benda yg fokus memegangnya lebih kecil gejalanya lebih cepat lagi. Saya juga memberi ASI pada anak dan biasanya saya lakukan sambil tiduran karena saya rasa itu posisi yang nyaman untuk saya dan sikecil, apakah itu juga memberi pengaruh ? sebelumnya trima kasih banyk ya dok atas jawabannya

  29. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Monday, 26 October 2009 at 7:47 pm

    @Vanessa :
    Apa yang sebenarnya terjadi pada ibu-ibu pasca melahirkan ini, bisa juga terjadi pada penderita diabetes, kegemukan, artritis, hipotiroid dan penderita yang menjalani aktifitas pd sendi tsb scr berulang (repetitif). Kondisi ini disebabkan oleh tertekannya persarafan di bagian pergelangan tangan, tepatnya di bagian terowongan (tunnel) tempat lewatnya saraf medianus sebelum memasuki dan mensarafi telapak tangan serta 4 jari dari jempol hingga jari manis. Gejala ini disebut ‘carpal tunnel syndrome’. Penangananannya dengan obat-obatan, dengan injeksi kalau tidak ada perbaikan dan pamungkasnya dengan operasi, membebaskan langsung saraf itu dari terowongan / carpa tunnel tsb.
    Mengenai posisi, tidak berhubungan secara langsung. Sedikit bermasalah kalau ada tekanan pada bagian pergelangan tangan ibu ketika meyusui si kecil sambil tiduran…

  30. Comments  ReyNo Gravatar   |  Wednesday, 04 November 2009 at 10:17 pm

    Dok,tulisan diatas PERSIS dgn yg saya alami sekarang,udah 3 bulan sakit sampai angkat gayung untk mandi pun sulit . Klau pnybabny eksistensi jempol mungkin ada hubungan dgn jempol kanan yg suka sms dan online di HP nyaris 24jam.saya ngerasa ada yg bengkak urat2nya.. Udah saya pijit2,ksh koyo n dberi salep rasa nyeri hilang sbentar tp muncul lg. Apa yg mesti saya lakuin dok. Umur saya masih 20th tp udah ky gni dok

  31. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Friday, 06 November 2009 at 12:52 am

    @Rey :
    Ada beberapa pasien anak remaja spt dik Rey yg mengalami kejadian ini. Ya, seperti penjelasan saya di atas, adik menderita peradangan di sekitar tendon (urat yg menggerakkan jempol) akibat gerakan yg terus menerus… Upaya sederhana, istirahatkan jari2 tsb dan mintakan obat yang pas ke dokter.

  32. Comments  hardyNo Gravatar   |  Friday, 06 November 2009 at 5:54 pm

    hello dok..
    saya mau tanya…
    mamaku berusia 52 tahun, pergelangan tangan kanan sering sakit. kalau makan obat deflamat-100 mg, sembuh, tapi 2 hari datang lagi sakitnya. apa penyebabnya? kolesteror?
    dan waktu kemarin 1 minggu lalu jari jempol tangan kiri terdorong pintu, dan akhirnya pergelangan tangan kanan pun sakit juga sampe sekarang..
    jadi solusinya gimana dok?
    thx atas jawabannya..

  33. Comments  hardyNo Gravatar   |  Friday, 06 November 2009 at 5:56 pm

    o ya, salah tulis tadi, sory..
    yang bagian terdorong pintu, akhirnya pergelangan tangan kiri sakit juga. jadi sekarang kedua pergelangan tangan sakit..

  34. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Saturday, 07 November 2009 at 1:13 am

    @hardy :
    Saya cenderung memperkirakan suatu keluhan nyeri persendian pada seorang yang telah berumur kemungkinan disebabkan karena penyakit rhematic atau rhematoid arthritis. Dan lebih wajar lagi jika nyeri di persendian itu diakibatkan trauma yang sudah jelas dan signifikan. Untuk ini perlu dipastikan apakah nyeri itu diakibatkan sebatas hanya proses cidera di bagian jaringan / dagingnya saja atau yang lebih serius terjadi cidera -patah atau bergeser- pada susunan tulangnya. Maka sangat dibutuhkan pemeriksaan rontgen (x-ray) terutama pada kasus nyeri yang berkepanjangan…

  35. Comments  Anonymous   |  Sunday, 13 December 2009 at 1:44 am

    halo Dok.. saya yoyok,28th
    sudah hampir 1 bulan ini tangan kanan saya mulai atas smpai pegelangan tangan trasa nyeri..
    pada bagian tertentu jika ditekan terasa sakit..terkadang jempol sedikit bergetar.. mohon informasi.. terima kasih

  36. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Sunday, 13 December 2009 at 6:58 am

    @Anonymous :
    Jika tidak ada keluhan atau penyakit lainnya, memang bisa diperkirakan salah satu gangguan tersebut disebabkan karena peradangan pada pergelangan tangan khususnya pembungkus atau tunnel yang ada di dalamnya.. Untuk memastikannya sebaiknya langsung periksa ke dokter…

  37. Comments  AnieNo Gravatar   |  Saturday, 09 January 2010 at 12:02 pm

    Dear Dokter,
    saya juga mengalami nyeri di persendian.. awalnya di pergelangan tangan kanan. Saya pikir sekedar keseleo, tp sudah diurut dan sudah lewat sebulan kok tidak sembuh2 jg.
    Menyusul seminggu lalu rasa nyeri yg sama muncul di pangkal ibu jari tangan kiri .. seorang teman jg menduga terkena CTS. Saya hendak memeriksakan lebih lanjut, sebaiknya saya ke dokter syaraf atau dokter bedah ya?
    Yang jempol kiri terasa makin parah, untuk membuka kancing atau mengikat rambutpun terasa nyeri :(

  38. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Saturday, 09 January 2010 at 6:42 pm

    @Anie :
    Untuk tahap awal, sekalian memastikan apakah nantinya perlu penanganan bedah, sebaiknya berkonsultasi dulu ke neurologist..

  39. Comments  sierra   |  Wednesday, 17 February 2010 at 3:13 pm

    siang dokter,
    keluhan saya, ada pada ibu kari kanan tjd pembengkakan hampir 2 minggu berturut2,
    kemudian mulai sakit hingga ke pergelangan tangan, Nyeri dari ibu jari kanan sampai ke pergelangan tangan kanan, diurut dg minyak gosok, dan counterpain, tdk terlalu ngaruh efeknya, hanya spt melancarkan peredaran darah, kemudian nyeri lagi, puncaknya 2 hari, sy msh blm mau ke dokter ato tkg urut. Penyebabnya juga belum jelas. terima kasih

  40. Comments  Ika PerdanaNo Gravatar   |  Wednesday, 17 February 2010 at 9:51 pm

    Dear dok. Saya jg mengalami nyeri di ibu jari sejak hamil, dan setelah melahirkan sebulan lalu, rasa nyeri semakin parah. Jempol kanan tdk bisa ditekuk ke depan, jempol kiri tdk bs ditekuk ke belakang. Bahkan skrg nyeri menjalar ke pergelangan tangan. Sebenarnya penyakit apa ini dok? Apa kurang kalsium? Terimakasih.

  41. Comments  kusmawanNo Gravatar   |  Thursday, 18 February 2010 at 7:52 am

    @sierra :
    Sebaiknya langsung saja ke dokter, atau tepatnya dokter ahli penyakit dalam untuk menangani keluhan ini yang saya duga sebagai suatu gangguan imonologis atau rhematik..

    @Ika Perdana :
    Memang ada penyakit seperti itu. Disebabkan oleh karena jepitan saraf dan tendon yang berfungsi menggerakkan jempol tersebut. Jepitan itu karena proses peradangan yang terjadi pada celah sempit di sekitar pergelangan tangan (carpal tunnel) tempat melintasnya urat penggerak jempol tersebut. Salah satu yang bisa terkena adalah saat ibu sedang hamil.
    Datangilah dokter bedah orthopedi unt mendapatkan penanganan yang tepat. Semoga masih bisa diobati dengan tanpa melalui proses pembedahan…

  42. Comments  YuliNo Gravatar   |  Sunday, 07 March 2010 at 9:03 pm

    Malam dokter… Sebulan yang lalu, saya mengangkat pintu pagar dengan menggunakan kelima ujung jari sebelah kiri..tapi tdk berhasil, yang ada, telapak tangan saya,esok harinya bengkak, saya pikir, mungkin salah urat, lalu saya mengurut telapak tangan saya ke tukang urut, hasilnya sudah lebih baik, tapi seminggu yang lalu, saya menggeser motor, menggunakan tangan kanan dan kiri, esok harinya telapak tangan saya yg sebelah kiri bengkak lagi, lalu saya pergi lagi ke tukang urut, tetapi setalah di urut sakitnya minta ampun, sampai saya tak kuat menahan tangis, semakin lama, jari telunjuk dan jari tengah kesemutan dan lama2 kebal seperti kapalan, saya pun tak tahan, akhirnya saya pergi ke klinik, setelah di periksa, dokterny mengatakan, kemungkinan pembuluh darah (saya lupa namanya)pecah, karena di urut, lalu saya di sarankan utk datang ke dokter bedah atau dokter ortopedi,sampai sekarang saya blm datang ke dokter tersebut, karena saya takut kalau nanti di bedah, sampai skrg ke dua jari saya tersebut masih kebal, obat apa yang kira2 bisa menyembuhkan dok ? Selain di bedah, terima kasih sebelumnya.

  43. Comments  eka-kusmawanNo Gravatar   |  Monday, 08 March 2010 at 8:56 am

    @Yuli: Mudah2an saya keliru, ini termasuk salah satu kasus emergensi. Jangan menunda untuk ke dokter bedah! Kemungkinan besar apa yang dikatakan dokter yang memeriksa mbak pertama kali itu benar. Mbak mengalami perdarahan dalam dan gumpalan darah yang terbentuk itu menekan saraf serta pembuluh darah yang melayani jari2 di bagian hilirnya. Yang ditakutkan adalah kalau aliran darah dan suplay oksigen ke areal di bagian ujungnya jadi terhambat dan bisa saja jari2 tsb mengalami kematian….
    Sekali lagi, saya tidak menakut nakuti, segeralah ke ugd rumah sakit terdekat…!

Leave a Reply




CommentLuv Enabled

 

Selamat Datang dan Terimakasih atas Kunjungan Anda di SpesialisBedah.com -- Pertanyaan ataupun komentar Anda akan sesegera mungkin saya tanggapi

Surgeon[log] is using WP-Gravatar