<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Hak-Hak Pasien</title>
	<atom:link href="http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/</link>
	<description>Weblog-nya Eka Kusmawan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 03:04:05 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: eka-kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/comment-page-1/#comment-10001</link>
		<dc:creator>eka-kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 23:12:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=465#comment-10001</guid>
		<description>@fajar; mintakan jaminan dulu akan perbaikan yg nanti bisa dicapai kalau dokter di rumah sakit setempat yg mengambilnya. Jika yg nanti mengeoperasinya adalah seorang dokter bedah plastik dan fasilitas atau sarana yg ada di rs tsb memadai, memang tdk perlu lagi dirujuk. Karena unt kasus spt ini yg menjadi rujukan paling tinggi adalah dokter bedah plastik. Jika di rumah sakit tersebut belum memiliki seorang bedah plastik, wajar dan boleh pasien memintanya. Ini hak, terlepas dari peraturan yg mengikat si pasien jika ada mou atau tanggungan dari perusahaan. Dan akan lebih ada solusi lagi jika masalah ini dibicarakan dulu ke pihak perusahaan yg menanggung adik...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@fajar; mintakan jaminan dulu akan perbaikan yg nanti bisa dicapai kalau dokter di rumah sakit setempat yg mengambilnya. Jika yg nanti mengeoperasinya adalah seorang dokter bedah plastik dan fasilitas atau sarana yg ada di rs tsb memadai, memang tdk perlu lagi dirujuk. Karena unt kasus spt ini yg menjadi rujukan paling tinggi adalah dokter bedah plastik. Jika di rumah sakit tersebut belum memiliki seorang bedah plastik, wajar dan boleh pasien memintanya. Ini hak, terlepas dari peraturan yg mengikat si pasien jika ada mou atau tanggungan dari perusahaan. Dan akan lebih ada solusi lagi jika masalah ini dibicarakan dulu ke pihak perusahaan yg menanggung adik&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: shoffitrifajar</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/comment-page-1/#comment-9944</link>
		<dc:creator>shoffitrifajar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2011 09:51:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=465#comment-9944</guid>
		<description>Sore dok, maaf mau nanya
saya punya adik habis kecelakaan  12 hari yang lalu. setelah kejadian dirawat di sebuah RS swasta yg dekat dg tempat kejadian kecelakaan (RS di swasta di daerah juwono, Jawatengah). kondisi lukanya dipaha jaringan n pembuluh darah nya di paha lumayan ancur, tulang ngga patah. di Rs itu dilakukan operasi dan kata dokter dilihat perkembanganya 3 hari kalo hasilnya jelek akan dirujuk ke semarang untuk operasi cangkok jaringan. seminggu dirawat katanya boleh pulang,pas kontrol lg dibilang jaringanya pada mati dan harus dicangkok dari pahanya, tapi akan dilakukan dirumahsakit tersebut. berhubung lukanya bukan membaik setelah dirawat itu sampai sekarang dah 12 hari jd adik saya tidak berani dicangkok jaringan disitu dan minta ke semarang,tp sama dokter bedahnya tidak diperbolehkan dan ngotot harus dilakukan disitu.. apakah pasien tidak boleh memilih RS sesuai keinginanya sedangkan kalo dokter itu tidak ACC untuk merujuk otomatis Biaya yg dia dapatkan dari pabrik tidak bisa lagi dan harus biaya sendiri sedangkan itu tidak akan terjangkau bagi kami.. bagaimana menurut dokter? Minta saranya Trimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sore dok, maaf mau nanya<br />
saya punya adik habis kecelakaan  12 hari yang lalu. setelah kejadian dirawat di sebuah RS swasta yg dekat dg tempat kejadian kecelakaan (RS di swasta di daerah juwono, Jawatengah). kondisi lukanya dipaha jaringan n pembuluh darah nya di paha lumayan ancur, tulang ngga patah. di Rs itu dilakukan operasi dan kata dokter dilihat perkembanganya 3 hari kalo hasilnya jelek akan dirujuk ke semarang untuk operasi cangkok jaringan. seminggu dirawat katanya boleh pulang,pas kontrol lg dibilang jaringanya pada mati dan harus dicangkok dari pahanya, tapi akan dilakukan dirumahsakit tersebut. berhubung lukanya bukan membaik setelah dirawat itu sampai sekarang dah 12 hari jd adik saya tidak berani dicangkok jaringan disitu dan minta ke semarang,tp sama dokter bedahnya tidak diperbolehkan dan ngotot harus dilakukan disitu.. apakah pasien tidak boleh memilih RS sesuai keinginanya sedangkan kalo dokter itu tidak ACC untuk merujuk otomatis Biaya yg dia dapatkan dari pabrik tidak bisa lagi dan harus biaya sendiri sedangkan itu tidak akan terjangkau bagi kami.. bagaimana menurut dokter? Minta saranya Trimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka-kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/comment-page-1/#comment-5599</link>
		<dc:creator>eka-kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2011 21:56:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=465#comment-5599</guid>
		<description>Silakan dimanfaatkan unt kepentingan banyak orang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Silakan dimanfaatkan unt kepentingan banyak orang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bang Nonki</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/comment-page-1/#comment-5596</link>
		<dc:creator>Bang Nonki</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2011 17:17:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=465#comment-5596</guid>
		<description>Mohon ijin dok,
Untuk alasan yang sama, tulisan dokter ini kami &quot;kutip&quot; ke &lt;a href=&quot;http://mimi-breastfriend.blogspot.com/2011/01/masih-tentang-hak-pasien.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Blog Mimi&lt;/a&gt; dengan hrapaan agar dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak pembaca yang memerlukan informasi penting dimaksud. Semoga dokter berkenan hendaknya. Atas kebaikan hati dokter, kami ucapkan terima kasih yang sebesarnya.

Salam hormat.
.-= Bang Nonki&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://feedproxy.google.com/~r/Mimi-breastfriendsForum/~3/VIWuusQmutA/apa-kata-dokter-tentang-kanker-dan.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Apa Kata Dokter Tentang Kanker Dan Kanker Payudara&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon ijin dok,<br />
Untuk alasan yang sama, tulisan dokter ini kami &#8220;kutip&#8221; ke <a href="http://mimi-breastfriend.blogspot.com/2011/01/masih-tentang-hak-pasien.html" rel="nofollow">Blog Mimi</a> dengan hrapaan agar dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak pembaca yang memerlukan informasi penting dimaksud. Semoga dokter berkenan hendaknya. Atas kebaikan hati dokter, kami ucapkan terima kasih yang sebesarnya.</p>
<p>Salam hormat.<br />
.-= Bang Nonki&#180;s last blog ..<a href="http://feedproxy.google.com/~r/Mimi-breastfriendsForum/~3/VIWuusQmutA/apa-kata-dokter-tentang-kanker-dan.html" rel="nofollow">Apa Kata Dokter Tentang Kanker Dan Kanker Payudara</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: LCD Fernseher günstig</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/comment-page-1/#comment-5278</link>
		<dc:creator>LCD Fernseher günstig</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2010 13:24:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=465#comment-5278</guid>
		<description>Wow  that is an very interesting article . I like your blog. Maybe you should write more articles of these type. By the way, sorry for my bad english ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wow  that is an very interesting article . I like your blog. Maybe you should write more articles of these type. By the way, sorry for my bad english <img src='http://spesialisbedah.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka-kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/comment-page-1/#comment-3875</link>
		<dc:creator>eka-kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 14:45:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=465#comment-3875</guid>
		<description>&lt;a href=&quot;comment-#3854&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;ivo&lt;/a&gt; 
Belum ketemu teori2 yang pasti. Lebih banyak didapatkan kebijakan rumah sakit yang berkenaan dengan tindakan medis yang tidak terlepas dari UU Kesehatan dan UU Praktik Kedokteran. Yang ini bisa dibaca sendiri..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="comment-#3854" rel="nofollow">ivo</a><br />
Belum ketemu teori2 yang pasti. Lebih banyak didapatkan kebijakan rumah sakit yang berkenaan dengan tindakan medis yang tidak terlepas dari UU Kesehatan dan UU Praktik Kedokteran. Yang ini bisa dibaca sendiri..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ivo</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/comment-page-1/#comment-3854</link>
		<dc:creator>ivo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:49:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=465#comment-3854</guid>
		<description>bisa ga kasih teori ttg penerimaan pasien dalam tindakan medis???????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bisa ga kasih teori ttg penerimaan pasien dalam tindakan medis???????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka-kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/comment-page-1/#comment-3463</link>
		<dc:creator>eka-kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 06:59:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=465#comment-3463</guid>
		<description>@Arie:
Second opinion untuk menilai status kesehatan kita terkadang juga dibutuhkan,  demi pendekatan ke arah hasil yg lebih tepat atau setidaknya menenangkan psikologis penderita....
.-= eka-kusmawan&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://spesialisbedah.com/2010/03/awas-gejala-awal-usus-buntu-menyerupai-maag/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Awas Gejala Awal Usus Buntu Menyerupai Maag..!&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Arie:<br />
Second opinion untuk menilai status kesehatan kita terkadang juga dibutuhkan,  demi pendekatan ke arah hasil yg lebih tepat atau setidaknya menenangkan psikologis penderita&#8230;.<br />
.-= eka-kusmawan&#180;s last blog ..<a href="http://spesialisbedah.com/2010/03/awas-gejala-awal-usus-buntu-menyerupai-maag/" rel="nofollow">Awas Gejala Awal Usus Buntu Menyerupai Maag..!</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arie</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/hak-hak-pasien/comment-page-1/#comment-3456</link>
		<dc:creator>Arie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 02:32:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=465#comment-3456</guid>
		<description>Lagi-lagi saya membuktikan bahwa forth opinion (second opinion dari Obsgyn) bisa menghapus keraguan dan rasa khawatir berlebihan...
Kini semuanya sudah clear...

Tapi bagaimanapun ini bisa menjadi pelajaran dan pengetahuan berharga shg bs mengambil tindakan preventif serta lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya hal yang lebih serius di kemudian hari

So, no time to torture myself with lingering confusion...:)

Anyway, Thank&#039;s alot for your support during the difficult time Doc...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi-lagi saya membuktikan bahwa forth opinion (second opinion dari Obsgyn) bisa menghapus keraguan dan rasa khawatir berlebihan&#8230;<br />
Kini semuanya sudah clear&#8230;</p>
<p>Tapi bagaimanapun ini bisa menjadi pelajaran dan pengetahuan berharga shg bs mengambil tindakan preventif serta lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya hal yang lebih serius di kemudian hari</p>
<p>So, no time to torture myself with lingering confusion&#8230;:)</p>
<p>Anyway, Thank&#8217;s alot for your support during the difficult time Doc&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

