<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pemasangan Alat Medis pada Tubuh</title>
	<atom:link href="http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/</link>
	<description>Weblog-nya Eka Kusmawan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 May 2012 02:19:42 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: jual obak kuat seks tahan lama</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-2/#comment-13520</link>
		<dc:creator>jual obak kuat seks tahan lama</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2012 15:20:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-13520</guid>
		<description>Thanks , I&#039;ve just been searching for info about this topic for ages and yours is the best I&#039;ve found out so far. However, what concerning the conclusion? Are you sure about the source?&#124;What i do not realize is in reality how you are not actually much more smartly-preferred than you may be right now. You&#039;re so intelligent.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks , I&#8217;ve just been searching for info about this topic for ages and yours is the best I&#8217;ve found out so far. However, what concerning the conclusion? Are you sure about the source?|What i do not realize is in reality how you are not actually much more smartly-preferred than you may be right now. You&#8217;re so intelligent.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka-kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-2/#comment-10007</link>
		<dc:creator>eka-kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 23:32:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-10007</guid>
		<description>@wahyudi; tidak sampai menggangu perkembangannnya, kebanding tdk dipasang. Alat itu tdk bermasalah jika dipasang seumur hidup tapi tentu akan dievaluasi berkala. Pernah ada kasus terjadi pembuntuan setelah si anak remaja, sehingga vp shunt nya diganti dgn yg baru, bukan sekedar dicopot saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@wahyudi; tidak sampai menggangu perkembangannnya, kebanding tdk dipasang. Alat itu tdk bermasalah jika dipasang seumur hidup tapi tentu akan dievaluasi berkala. Pernah ada kasus terjadi pembuntuan setelah si anak remaja, sehingga vp shunt nya diganti dgn yg baru, bukan sekedar dicopot saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wahyudi</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-2/#comment-9961</link>
		<dc:creator>wahyudi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 08:10:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-9961</guid>
		<description>Dokter, untuk pemasangan  vp shunt untuk mengeluarkan cairan pada anak usia 3 tahun 9 bulan itu bisa mengganggu perkembangan phisiknya ndak ? trus pemakaian vp shuntnya selamanya seumur hidup atau saat remaja bisa dicopot ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dokter, untuk pemasangan  vp shunt untuk mengeluarkan cairan pada anak usia 3 tahun 9 bulan itu bisa mengganggu perkembangan phisiknya ndak ? trus pemakaian vp shuntnya selamanya seumur hidup atau saat remaja bisa dicopot ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka-kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-2/#comment-3176</link>
		<dc:creator>eka-kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 03:59:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-3176</guid>
		<description>@cekidot:
Stabil yang dimaksud dan diukur adalah dari kesadaran, vital sign -termasuk status kardiovaskulernya-, pemantauan terhadap hasil operasinya -terutama terhadap produksi drain, kencing, tampungan ngt dll- serta fungsi organ lainnya, sperti pencernaa, fungsi pembuangan kemih dll...
Jadi belum tentu dengan patokan pasien telah sadar saja, dokter berani memindahkan pasien dari HCU..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@cekidot:<br />
Stabil yang dimaksud dan diukur adalah dari kesadaran, vital sign -termasuk status kardiovaskulernya-, pemantauan terhadap hasil operasinya -terutama terhadap produksi drain, kencing, tampungan ngt dll- serta fungsi organ lainnya, sperti pencernaa, fungsi pembuangan kemih dll&#8230;<br />
Jadi belum tentu dengan patokan pasien telah sadar saja, dokter berani memindahkan pasien dari HCU..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cekidot</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-2/#comment-3169</link>
		<dc:creator>cekidot</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 08:28:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-3169</guid>
		<description>dok,kriteria pasien yang masuk icu dan yang boleh keluar icu apa hanya berdasarkan monitor yg merekam jantung? kadang pasien yg udah sadar(pasca operasi) belum boleh pindah ke ruang perawatan walaupun sudah sadar dan dapat berkomunikasi dg baik.

Monitor di icu memantau apa aja sih dok?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dok,kriteria pasien yang masuk icu dan yang boleh keluar icu apa hanya berdasarkan monitor yg merekam jantung? kadang pasien yg udah sadar(pasca operasi) belum boleh pindah ke ruang perawatan walaupun sudah sadar dan dapat berkomunikasi dg baik.</p>
<p>Monitor di icu memantau apa aja sih dok?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-2/#comment-3011</link>
		<dc:creator>kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 11:48:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-3011</guid>
		<description>@&lt;a href=&quot;#comment-3005&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;vanquish&lt;/a&gt; : 
Jangan sampai lagi..!! Wah, di balik itu semestinya anda bersyukur juga... anda masih diberi kesempatan oleh Tuhan...
Sekali lagi, saya bisa bayangkan bagaimana kritisnya anda saat itu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@<a href="#comment-3005" rel="nofollow">vanquish</a> :<br />
Jangan sampai lagi..!! Wah, di balik itu semestinya anda bersyukur juga&#8230; anda masih diberi kesempatan oleh Tuhan&#8230;<br />
Sekali lagi, saya bisa bayangkan bagaimana kritisnya anda saat itu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vanquish</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-2/#comment-3005</link>
		<dc:creator>vanquish</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 00:57:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-3005</guid>
		<description>mengenai alat-alat medis tersebut, saya cerita kelanjutan komen terdahulu saya yg operasi apendiks.

      begitu saya sadar di icu stelah operasi, saya dimasuki 3 tancapan infus: kedua tangan dan kaki kiri (what the hell !!!) dan seingat saya utk infus tangan kiri ada infus pump dan kanan dua botol yg dicabang.

    dan yg paling MENYIKSA yaitu ketika infus tidak jalan maka posisi diganti... Dan tubuh saya yang tebal ini sangat sulit mencari nadi sehingga suster sampai 3 kali salah tusuk .:anjrit:. begitu juga utk pengambilan darah.

Ah... Pengalaman yg tak terlupakan.
Tapi gak mau lagi !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mengenai alat-alat medis tersebut, saya cerita kelanjutan komen terdahulu saya yg operasi apendiks.</p>
<p>      begitu saya sadar di icu stelah operasi, saya dimasuki 3 tancapan infus: kedua tangan dan kaki kiri (what the hell !!!) dan seingat saya utk infus tangan kiri ada infus pump dan kanan dua botol yg dicabang.</p>
<p>    dan yg paling MENYIKSA yaitu ketika infus tidak jalan maka posisi diganti&#8230; Dan tubuh saya yang tebal ini sangat sulit mencari nadi sehingga suster sampai 3 kali salah tusuk .:anjrit:. begitu juga utk pengambilan darah.</p>
<p>Ah&#8230; Pengalaman yg tak terlupakan.<br />
Tapi gak mau lagi !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kusmawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-1/#comment-2992</link>
		<dc:creator>kusmawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 10:39:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-2992</guid>
		<description>@&lt;a href=&quot;#comment-2989&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Gunawan&lt;/a&gt; : 
Saya tidak bisa berkomentar banyak tentang penyakit ini, karena sebagai dokter bedah umum memang saya sendiri belum pernah melihat operasi semacam itu. Tapi paling tidak bisa saya memahami teknis dan tujuan pembedahannya. Keluhan kesemutan jelas berasal dari persarafan sensoris masih relatif ringan dibanding keluhan yang mengenai saraf motoris. Secara fsiologis dan logikanya cairan cerebrospinal yang dialirkan bisa saja mengganggu komposisi dan stabilitas di dalam sumsum tulang belakang tsb. dan jika keluhan hanya pada kaki saja, tidak mengenai kedua tungkai secara keseluruhan lebih berasal dari bagian bawah persarafan di tulang belakang.
Perkiraan saya, semestinya gangguan itu bisa diminimalisir, karena sesungguhnya tidak ada persarafan yang cedera secara langsung. Mungkin perlu bersabar dan tetap berkonsultasilah kepada dokter anda..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@<a href="#comment-2989" rel="nofollow">Gunawan</a> :<br />
Saya tidak bisa berkomentar banyak tentang penyakit ini, karena sebagai dokter bedah umum memang saya sendiri belum pernah melihat operasi semacam itu. Tapi paling tidak bisa saya memahami teknis dan tujuan pembedahannya. Keluhan kesemutan jelas berasal dari persarafan sensoris masih relatif ringan dibanding keluhan yang mengenai saraf motoris. Secara fsiologis dan logikanya cairan cerebrospinal yang dialirkan bisa saja mengganggu komposisi dan stabilitas di dalam sumsum tulang belakang tsb. dan jika keluhan hanya pada kaki saja, tidak mengenai kedua tungkai secara keseluruhan lebih berasal dari bagian bawah persarafan di tulang belakang.<br />
Perkiraan saya, semestinya gangguan itu bisa diminimalisir, karena sesungguhnya tidak ada persarafan yang cedera secara langsung. Mungkin perlu bersabar dan tetap berkonsultasilah kepada dokter anda..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gunawan</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-1/#comment-2989</link>
		<dc:creator>Gunawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 07:59:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-2989</guid>
		<description>Dokter,
Saya 39 tahun. Tanggal 28 Desember lalu menjalani operasi atas diagnosa syiringomyelia.  Dilakukan decompresi di ujung tengkuk saya, sekaligus sipasang alat, kalau gak salah namanya shunt ? di leher bawah belakang untuk meyalurkan cairan yang ada di dalam sumsum tulang leher.

Yang meresahkan dok, sampai hari ini (5 Februari 2010) kaki kanan saya masih merasa kesemutan dan sedikit kebas. Rasa ini muncul begitu saya siuman setelah operasi, sebelum operasi tidak ada gejala tsb.   Mohon penjelasan dok, apakah ini gejala yang wajar? atau ada &quot;kekeliruan&quot; yang dilakukan oleh dokter bedah sehingga muncul gejala itu?  Atas saran dokter yang merawat saya, saya sudah menjalanai fisioterapi hingga 6 kali, tapi sama sekali tidak ada perubahan.  Dokter juga meresepkan obat untuk menanganinya, antara lain metycobal.  saya merasa bahwa rasa kesemutan saya tidak kunjung reda atau berkurang hingga minggu ke enam ini, bahkan ketika minggu lalu saya coba menyetir mobil  sendiri sekitar 4 km, malamnya kaki saya bengkak.  Apa sebenarnya yang terjadi pada kaki saya? saya harus bagimana?

Terima kasih banyak

Gunawan-Bekasi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dokter,<br />
Saya 39 tahun. Tanggal 28 Desember lalu menjalani operasi atas diagnosa syiringomyelia.  Dilakukan decompresi di ujung tengkuk saya, sekaligus sipasang alat, kalau gak salah namanya shunt ? di leher bawah belakang untuk meyalurkan cairan yang ada di dalam sumsum tulang leher.</p>
<p>Yang meresahkan dok, sampai hari ini (5 Februari 2010) kaki kanan saya masih merasa kesemutan dan sedikit kebas. Rasa ini muncul begitu saya siuman setelah operasi, sebelum operasi tidak ada gejala tsb.   Mohon penjelasan dok, apakah ini gejala yang wajar? atau ada &#8220;kekeliruan&#8221; yang dilakukan oleh dokter bedah sehingga muncul gejala itu?  Atas saran dokter yang merawat saya, saya sudah menjalanai fisioterapi hingga 6 kali, tapi sama sekali tidak ada perubahan.  Dokter juga meresepkan obat untuk menanganinya, antara lain metycobal.  saya merasa bahwa rasa kesemutan saya tidak kunjung reda atau berkurang hingga minggu ke enam ini, bahkan ketika minggu lalu saya coba menyetir mobil  sendiri sekitar 4 km, malamnya kaki saya bengkak.  Apa sebenarnya yang terjadi pada kaki saya? saya harus bagimana?</p>
<p>Terima kasih banyak</p>
<p>Gunawan-Bekasi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arie</title>
		<link>http://spesialisbedah.com/2010/01/pemasangan-alat-medis-pada-tubuh/comment-page-1/#comment-2851</link>
		<dc:creator>Arie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 05:59:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spesialisbedah.com/?p=452#comment-2851</guid>
		<description>Very welcome Dok...
Löoking forward for your next articles...;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Very welcome Dok&#8230;<br />
Löoking forward for your next articles&#8230;;)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

