Sudah sebulan lebih blog ini tidak ter-update. Alasannya, pastilah klasik –sibuk! Memang memiliki blog pribadi harus disertai tanggungjawab untuk tetap mengisi konten dalam blog secara kontinyu dengan berita –berita yang konsisten dengan apa yang menjadi brand yang ingin ditampilkan dalam blog tersebut. Dibandingkan dengan blog lain, mungkin SpesialisBedah.com tidak seproduktif yang sudah ada sejak tahun 2008. Dengan 83 artikel yang sudah diposting sejauh ini, telah ditanggapi sebanyak 3000 lebih comment dari pembacanya. Ya, disinilah saya sebagai pengelola bisa menyalurkan kegemaran menulis –yang sekali lagi, sekalipun tidak seproduktif penulis beneran tapi telah melahirkan sebuah buku- disamping dapat memberikan kontribusi dan konsultasi kepada pembaca yang ingin tahu lebih jauh informasi di bidang bedah. Mungkin bisa dianggap amal semasih diberi kesempatan…
Sejalan dengan itu, barangkali semenjak bulan ini menjadi masa masa paling sibuk dengan aktifitas offline sehingga tidak bisa berfokus pada pengelolaan blog. Sesibuk apakah? Kebetulan saya diterima untuk menjadi mahasiswa kembali. Kali ini sebagai peserta didik di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI untuk bidang Kajian Administrasi Rumah Sakit. Dan di akhir akhir masa kuliah seperti sekarang, tentu bisa ditebak aktifitas apa yang menyita lebih banyak waktu. Ya, sekarang saya lagi menyusun tesis, melakukan penelitian, membuat tugas-tugas kuliah yang lain dan beberapa kegiatan penunjang lainnya. Huhh.. lumayan menguras pikiran disamping menyita waktu.
Namun itu semua tidak berarti harus meninggalkan para pembaca yang juga berkontribusi untuk meramaikan blog ini. Sebisa mungkin saya pasti tetap menanggapi pertanyaan-pertanyaan dari pembaca. Walaupun dalam realitasnya sering jawaban konsultasi itu terlambat saya postingkan. Semoga para pembaca bisa memaklumi keadaan ini. Dan saya sadari juga ini sedikit tidak pastilah memberi konskwensi kekecewaan bagi yang memang berharap jawaban pertanyaannya segara ditanggapi. Mohon maaf untuk ketidaknyamanan ini…
Eksistensi blog dan kesibukan (offline) pengelolanya menjadi dua hal yang sangat berkaitan. Dan tidak jarang suatu blog menjadi mandeg lantaran ditinggalkan pembuatnya. Mungkin kata ‘komitmen’ lebih pas untuk menggambarkan kondisi ini. Tidak mudah mempertahankan komitmen untuk tetap konsisten dalam mengelola blog yang tidak gratisan, tanpa mendapat keuntungan finansial kecuali sebagai sarana menyalurkan kegemaran dan tempat untuk beramal ?


walaupun sibuk tapi blognya harus tetap terawat..
jangan sampai di abaikan begitu saja
Terimakasih Putri..
Sebutan blogger toh gag ada aturan bakunya Dok… Mau update tiap hari, sekali sebulah toh orang tetap saja menyebutnya blogger :p keep blogging Dok
hehehe.. begitu ya..?! Trim’s Pande.
Semangat nulis msh ada kok, cuman.. ya klasik lah alasannya, masalah mood dan waktu
Naaahhh… duluan dah Wisuda Dok…
Kalo saya masih jauuuhhh rasanya…:(
Astungkara… Suksma Rik.
Ayo semangat..!