Author Archive

Saya baru tahu kalau ada Permenkes tentang persyaratan bangunan fisik kamar operasi. Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1204/MENKES/SK/X2004, persyaratan Ruang Operasi adalah sebagai berikut: Indeks angka kuman: 10 CFU/m³, Indek pencahayaan: 300 – 500 lux, Standar suhu: 19 – 24 ºC, kelembaban: 45 – 60 %, tekanan udara: Positif, Indeks kebisingan 45 dBA dan waktu pemaparan 8 jam. Untuk pemantauan kualitas udara ruang harus dilakukan uji kualitas udara (kuman, debu, dan gas).

Sebagian besar Rumah Sakit belum sepenuhnya sesuai dengan keputusan tersebut diatas, khususnya berhubungan dengan tekanan udara di dalam ruang operasi. Cara pengukuran tekanan udara ini sangat mudah, … Read the rest of this entry »

Usus buntu (appendix) sering dianggap sebagai organ yang tak berguna dan begitu mudah dipotong ketika terjadi infeksi. Namun, Bill Parker dari Duke University dalam publikasinya di Journal of Theorethical Biology tahun 2007 menyanggah pandangan tersebut.

Parker mengungkapkan, ketika saluran pencernaan seseorang mengalami infeksi, jumlah bakteri menbguntungkan akan menurun. Usus buntu berperan mengembalikan kembali populasi bakteri menguntungkan bagi manusia. Read the rest of this entry »

Anda pernah mengalami seperti ini?  Ya.., tidak nyaman, sangat tidak mengenakkan, serba susah dan tidak jarang menimbulkan stres bagi penderitanya.   Karena daerah anus merupakan bagian yang tertutup dan kebanyakan penderita di tempat umum berusaha berpenampilan layaknya tidak sedang sakit, sehingga banyak dari mereka tidak menyadari untuk menahan rasa tidaknyaman itu memperlihatkan tingkah laku dan raut muka yg aneh bagi orang lain yang tidak mengetahui apa persoalan sesungguhnya.
Memang, segala macam sesuatu yang terjadi di sekitar dubur akan menimbulkan rasa nyeri yang lumayan menyiksa dibandingkan nyeri oleh karena luka pada bagian tubuh yang lain. Ini  lantaran tersusun rangkaian saraf sensoris yang begitu banyak dan dekat di permukaan anus sehingga menimbulkan respon sensoris yang relatif sensitif dibanding bagian lain tubuh. Read the rest of this entry »

Sudah sebulan lebih blog ini tidak ter-update. Alasannya, pastilah klasik –sibuk!  Memang memiliki blog pribadi harus disertai tanggungjawab untuk tetap mengisi konten dalam blog secara kontinyu dengan berita –berita yang konsisten dengan apa yang menjadi brand yang ingin ditampilkan dalam blog tersebut. Dibandingkan dengan blog lain, mungkin SpesialisBedah.com tidak seproduktif yang sudah ada sejak tahun 2008. Dengan 83 artikel yang sudah diposting sejauh ini, telah ditanggapi sebanyak 3000 lebih comment dari pembacanya. Ya, disinilah saya sebagai pengelola bisa menyalurkan kegemaran menulis –yang sekali lagi, sekalipun tidak seproduktif penulis beneran tapi telah melahirkan sebuah buku- disamping dapat memberikan kontribusi dan  konsultasi kepada pembaca yang ingin tahu lebih jauh informasi di bidang bedah. Mungkin bisa dianggap amal semasih diberi kesempatan…

Read the rest of this entry »

Akhirnya tercapai sudah obsesi saya sejak 2 tahun lalu untuk menulis buku. Sebetulnya ini satu kumpulan dari beberapa topik tentang operasi. Tinggal membukukan saja tulisan-tulisan saya dalam blog ini ditambah kata-kata dalam beberapa kalimat yang berfungsi sebagai perangkainya. Jadilah buku itu. Covenya bisa dilihat pada gambar sebelah, berjudul ‘Jangan Segera Katakan YA untuk Operasi’.

Tapi sesederhana itukah prosesnya hingga menjadi satu buku?! Ternyata tidak mudah, perlu waktu! Jelas, perlu waktu dan mood enak untuk menuangkan ide dalam tulisan. Perlu sentuhan editor yang biasa menyusun kata-kata agar enak dibaca lalu merapikan bagian-bagian yang perlu ditonjolkan dan pada babak akhir yang menyita waktu cukup panjang adalah mencari penerbit yang bisa menerima naskah ini untuk dicetak menjadi buku sesungguhnya. Read the rest of this entry »